MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian memeriksa dua orang yang merupakan rekan korban yang ditemukan jadi mayat di kamar 323 sebuah hotel, Minggu (8/3), di wilayah hukum Polsek Wajo.
Hanya saja petugas kepolisian belum dapat memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan terhadap kedua orang yang dimintai keterangannya tersebut.
Namun disebutkan, kedua orang yang diperiksa itu sempat bersama korban sebelum korban meninggal dunia, kemudian keduanya meninggalkan korban seorang diri dikamar Hotel.
”Iya betul saja ada dua orang merupakan rekan korban yang ditemukan sudah jadi mayat di kamar hotel beberapa hari lalu dimintai keterangannya. Pasalnya, keduanya sempat bersama korban sebelum korban meninggal. Kemudian keduanya meninggalkan korban seorang diri. Pemeriksaan keduanya adalah proses penyidikan untuk diketahui pasti penyebab kematian korban,” terang Kapolsek Wajo, Kompol Yon Max saat dihubungi pada Rabu kemarin (11/3)
.
Sebelumnya korban yang akrab disapa Cakra (35), ditemukan karyawan hotel dalam kondisi terbujur kaku di kamar 323. Selanjutnya karyawan hotel itu menghubungi petugas kepolisian Polsek Wajo.
Tidak berselang lama, petugas kepolisian Polsek Wajo tiba di lokasi langsung mengamankan lokasi, menyusul tim Biddokkes Polda Sulsel juga tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP.
Selanjutnya, mayat korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Hasil identifikasi identitas korban diketahui, korban bekerja selaku event organizer (EO), berdomisili di Kecamatan Bontoala.
Kapolsek Wajo, Kompol Yon Max juga menyebutkan,sebelumnya tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Meski begitu, proses penyelidikan tetap berjalan. Pasalnya, sebelum korban meninggal dunia sempat ditemani dua rekannya. ”Kalau dari keterangan pihak hotel menyebutkan, korban datang check in pada pukul 08.00 Wita. Korban dalam kondisi mabuk ditemani dua orang rekannya. Selanjutnya korban menginap. Informasi terakhir hingga korban ditemukan meninggal dunia, setelah salah seorang rekannya menghubungi korban. Namun ponsel korban tak diangkat,” kata Kapolsek menirukanketerangan saksi.
Rekan korban mendatangi hotel dan meminta ke karyawan hotel untuk membuka kamar korban. ”Begitu pintu kamar terbuka, alangkah kagetnya rekan korban dan karyawan hotel melihat korban sudah dalam kondisi terbujur kaku. Selanjutnya, saksi menghubungi petugas kepolisian,” pungkas Kapolsek. (ish/mir/c)
