Site icon Berita Kota Makassar

Semen Tonasa Siaga Hadapi Virus Corona

PANGKEP, BKM — Virus Corona atau Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia. Bahkan, dalam beberapa minggu ini sudah ada beberapa warga Indonesia terjangkit infeksi Covid-19 ini. Menyikapi hal ini, PT Semen Tonasa melakukan seminar kesehatan bertemakan Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19, Selasa, 11 Maret 2020 di auditorium Semen Tonasa.

General Manager SDM PT Semen Tonasa, Abdul Rachmat Noer, menjelaskan, Semen Indonesia memberikan edaran mengenai virus Corona. Edaran tersebut merupakan instruksi Menteri BUMN, Erick Thohir yang ikut pada rapat tertutup dengan presiden.
”Pada edaran yang disebarkan ke seluruh BUMN diharapkan semua BUMN serius menanggapi masalah ini,” ujarnya.
Apalagi dengan banyaknya informasi yang simpang siur mengenai virus ini. Oleh karena itu, Semen Tonasa memanggil ahli kesehatan untuk menjelaskan tentang virus Covid-19 ini agar tidak terjadi kesalahan informasi yang ada di lingkungan perusahaan Semen Tonasa.
”Selama ini kita mengetahui viris Corona hanya dari media sosial, maka pada kesempatan kali ini semoga kita dapat menambah pengetahuan kita mengenai virus ini dari ahlinya,” tambahnya.
Kepala Unit Humas dan Sekretariat PT Semen Tonasa, Said Chalik berharap, dengan kegiatan ini karyawan dan karyawati dalam lingkup keluarga besar PT Semen Tonasa dapat memahami penyakit menular. Misal virus corona yang saat ini meresahkan masyarakat, bukan hanya di Indonesia tapi hampir menyeluruh diberbagai negara di dunia.

Ditambahkan, memahami penyebaran dan pengertian virus Corona untuk menghindarkan terjadinya kepanikan. ”Untuk itulah, pakar kesehatan dari RS Awal Bros Makassar kami hadirkan hari ini. Terima kasih atas partisipasi dari teman-teman karyawan dan karyawati, ibu-ibu KIKST, serta karyawan afiliasi,” ujar Said Chalik.

Seminar kesehatan ini dibawakan Dr dr Rachmat Latief, SpSD, KPTI dari RS Awal Bros. Rachmat Latief mengimbau untuk menghindari kontak fisik kepada orang-orang yang sedang sakit. Selain itu, mantan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel ini juga menjelaskan bagaimana proses penyebaran virus ini bisa terjadi.
(mir)

Exit mobile version