PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe memasuki tahun kedua pada periode keduanya memiliki obsesi yang luar biasa. TP bakal menjadikan Kota Parepare sebagai kota terdepan dalam berbagai aspek pelayanan kepada masyarakat.
Satu keberhasilan TP adalah membangun RS Hasri Ainun Habibie (RS HAH). RS yang bakal jadi RS rujukan di Sulsel setelah Kota Makassar diresmikan oleh Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, Sabtu (14/3) besok sekaligus sebagai kado istimewa HUT Parepare yang ke 60.
Pada berbagai kesempatan Taufan kepada BKM mengatakan
membangun Parepare dengan membawa nama putra daerah Presiden RI ke 3 BJ Habibie dan ibu negara dr Hasri Ainun Habibie.
Kota Parepare adalah kota jasa, niaga dan pendidikan dengan misi kota industri tanpa cerobong asap. Taufan juga membangun monumen Cinta Sejati Habibie Ainun di Alun Alun Kota Lapangan Olahraga Andi Makkasau menjadi tempat wisata dan ramai dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Membangun gedung pertemuan berlantai tiga Balai Ainun Habibie yang sudah berfungsi sejak beberapa tahun lalu. Mendirikan kampus Institut Tehnologi Habibie (ITH), museum BJ Habibie.
Ketua Tim Bandan Anggaran DPRD Sulsel Rudy Pieter Goni saat Kunker ke Parepare baru-baru ini mengatakan meninjau progres pembangunan RS HAH ahir pekan lalu berharap agar RS yang megah ini dirawat apalagi dengan membawa nama ibu negara.
”Saya kagum dan tak menyangka progres pembangunan RS HAH begitu megah dalam waktu yang singkat bisa rampung,” ujar Rudy.
RS Regional HAH dipilih untuk dijadikan rujukan pertama setelah makassar agar tidak ada lagi bunyi serine ambulance arah ke Makassar juga Rs HAH berlantai tujuh itu bisa jadi objek wisata.
“Tenaga medis kita siap, ada 44 orang dokter spesialis dan dr Umum. RS HAH menjadi tempat cuci darah terbaik di Indonesia berdasarkan penelitian dari Jepang,” tandas Taufan. (mup/C)
