MAKASSAR, BKM– Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) sudah sepekan lalu mengantisipasi penyebaran virus corona. Antisipasi dilakukan dengan menunda semua event yang mendatangkan artis dari dalam negeri ataupun luar negeri.
Hal tersebut ditegaskan, Ketua AUHM, Zulkarnain Ali Naru. Ia menambahkan, selain menunda kedatangan artis, pihak AUHM juga telah melakukan serangkaian tindakan pencegahan seperti tes suhu badan, penyemprotan disinfektan. “Jika beresiko kita akan tutup semua aktivitas hiburan untuk sementara waktu,” kata Zulkarnain Ali Naru saat menghadiri rembug bersama di Kantor Dinas Pariwisata Kota Makassar, Selasa (17/3).
Data dari Dinas Pariwisata Kota Makassar di tahun 2018, ada 124 hotel berbintang yang beroperasi di Makassar, ditambah 138 restoran, 10 usaha karaoke, 1 diskotek, 18 refleksi kesehatan, 11 usaha pijat, dan 12 rumah bernyanyi keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid, menjelaskan, pertemuan tersebut membahas berbagai langkah antisipasi yang dapat ditempuh oleh pelaku usaha bersama pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Coronavirus Covid-19 di Makassar.
Dia menuturkan dunia pariwisata paling merasakan dampak dari pandemi Coronavirus Covid-19. Ia segera berkordinasi dengan wali kota mengenai pertemuan hari ini.
“Soal kemungkinan penutupan sementara tempat usaha akan kami pertimbangkan kembali, mengingat ada karyawan yang diupah harian, dan ada penutupan menyambut Hari Raya Nyepi, selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” terangnya.
Ia menambahkan semua event pemerintah dan swasta ditunda sejak adanya pandemi Coronavirus Covid-19. Saat rembug bersama pelaku usaha, Kadis Rusmayani juga mendiskusikan rencana diterbitkannya surat edaran yang khusus diperuntukkan bagi pelaku usaha hiburan, dan pariwisata.(rhm)
AUHM Menunda Kedatangan Artis
