MAKALE, BKM — Demo Aliansi Pemuda Simbuang Mappak Menggungat (APSMM) pada Senin (16/3) lalu di Kantor Bupati dan DPRD Tana Toraja berbuntut panjang.
Pasalnya, ada sekelompok orang menduga aksi gabungan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang Mappak (IPPEMSI) dan Ikatan Pemuda Simbuang Mappak (IPSIM) dituding ditunggangi politik dan dibayar Rp 30 juta dari pihak sponsor.
Bahkan tudingan tersebut dipublish melalui akun facebook Sakeus Sanda, Abdul, Valiant Ferguzo Skipap dan Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andi Lolo.
Dewan Pengurus IPPEMSI Makassar tersinggung atas tuduhan tersebut. IPPEMSI mengambil sikap tegas dengan melaporkan empat akun facebook tersebut ke Direktorat PAM Obvit Polda Sulsel, Rabu (18/3) kemarin.
Ketua IPPEMSI Makassar Rei Naldo, Kamis (19/3) mengatakan
aksi demonstrasi APSMM lalu sebagai bentuk evaluasi kinerja Pemkab Tator dan murni berangkat dari keresahan masyarakat Simbuang-Mappak.
Tudingan APSMM menerima suap dari sponsor dapat merusak citra dan mencemarkan nama baik IPPEMSI dan IPSIM. Olehnya ity Tim Cyber Polda Sulsel didesak mengusut tuntas penyebar hoax tersebut.
Terpisah Kepala BPBD Tana Toraja Alfian Andi Lolo menjelaskan informasi yang dishare diperoleh dari Badan Intelijen Negara (BIN). Menurutnya postingannya hanya mempertanyakan kebenaran tudingan tersebut dan tidak ada status saya hanya mengomentari apa betul tudingan tersebut.
”Jika merugikan IPPEMSI seharusnya akun yang buat komentar terlapor. Meski begitu saya siap menjelaskan dan mengklarifikasi,” pungkas Alfian. (gus/C)
Kepala BPBD Dilapor ke Polda Sulsel
