Site icon Berita Kota Makassar

DPMPT Target Realisasi Investasi 5,5 M

PASANGKAYU, BKM — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Kabupaten Pasangkayu mematok target realisasi investasi Rp 5,5 miliar dengan 10 ribu tenaga kerja.
Target tersebut bagian dari visi mewujudkan pelayanan perizinan dan penanaman modal yang profesional maju dan berkualitas sebagai penghubung utama antara dunia usaha dan pemerintah telah menerbitkan 1.121 izin usaha di tahun 2019.
Penerbitan izin usaha berdasarkan Perda nomor 12 Tahun 2015 tentang pelimpahan kewenangan perizinan dan non perizinan serta merupakan bagian dari salah satu strategi percepatan pelayanan penanaman modal melalui pelayanan terpadu satu pintu.
“Jadi selain Perda nomor 12 Tahun 2015, kita juga mengacu pada pada Perda nomor 1 tahun 2014-2034 tentang rencana tata ruang wilayah dan rencana umum penanaman modal yang telah diamanatkan oleh UU nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal,” ujar Kepala DPMPTSP Pasangkayu IY Suandi, Rabu (8/4).
Saat ini DPMPTSP Kabupaten Pasangkayu diberikan mandat untuk mendorong investasi langsung, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif.
Dia menambahkan adapun kemudahan berinvestasi yang diberikan oleh Pemkab kepada pelaku UKM dan investor adalah menciptakan sistem kemudahan pelayanan perizinan dan non perizinan di bidang penanaman modal, pengadaan infrastruktur yang membantu investor dalam menjalankan usahanya, kemudahan pelayanan untuk memperoleh hak atas tanah dan fasilitas perizinan impor.
“Pemkab menyediaan data dan informasi peluang investasi penanaman modal, menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan penanaman modal termasuk menyediakan lahan dan lokasi, serta yang terpenting adalah memberikan bantuan teknis dan kepastian hukum,” urai mantan Kadis Pariwisata ini.
Ia menambahkan, dari seribu lebih izin yang telah di terbitkan tahun kemarin bisa meningkatkan realisasi investasi tahun 2020 yang saat ini sedang berjalan. Dengan realisasi investasi pada tahun 2018 sebesar 4.999.881.638,00 dengan penyerapan tenaga kerja berjumlah 7.406 orang, dan realisasi investasi pada tahun 2019 mencapai 5.000.885.017,00 dengan tenaga kerja 8.422 orang. (ala/D)

Exit mobile version