Site icon Berita Kota Makassar

Pasar Induk Minasamaupa Layani Konsumen Secara Online

GOWA, BKM — Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang saat ini mewabah, Unit Pengelola Teknis (UPT) Pasar Induk Minasamaupa pun membuat pola baru pelayanan kebutuhan sehari-hari masyarakat (konsumen).
Pelayanan itu dilakukan secara belanja online. Tujuannya untuk menghindarkan kerumunan atau potensi pertemuan konsumen dalam kompleks pasar dalam kondisi harus menjaga jarak dan tidak bersentuhan fisik antar sesama konsumen maupun konsumen dengan para pedagang.
Sistem belanja online ini dilakukan manajemen pasar induk sebagai tindak lanjut dari imbauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa. Kepala Pasar Induk Minasamaupa Zainuddin Langke, kepada Berita Kota Makassar, mengatakan, sistem belanja online ini dilakukan sesuai instruksi bupati Gowa dalam upaya memutuskan penyebaran virus corona yang setiap hari terjadi penambahan jumlah kasus baik ODP, PDP, terlebih positif Covid-19.
”Potensi penyebaran Covid-19 ini sangat memungkinkan terjadi di pasar. Sebab pasar merupakan tempat umum yang paling rutin dikunjungi masyarakat. Karena itu, kami mulai menerapkan sistem belanja online. Ini kita lakukan sesuai hasil videoconfrence bersama bapak bupati dan beberapa kepala SKPD. Dimana dalam rapat melalui aplikasi zoom ini, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Gowa diminta bapak bupati untuk dapat menerapkan belanja sistem online ini guna menunjang masyarakat untuk tinggal di rumah saja,” jelas Zainuddin Langke yang dihubungi via WhatsApp, Selasa malam (7/4).
Dikatakan Zainuddin, melalui sistem belanja online ini, masyarakat Gowa yang ingin berbelanja kebutuhan pokoknya dapat memesan langsung melalui nomor yang telah disediakan pengelola pasar. Kendati sistem belanja online diterapkan namun aktivitas pedagang tetap buka di pasar.
”Jadi cara belanjanya yang kita ubah yang semula belanja langsung dengan berhadapan langsung pedagang-pembeli, maka dengan online ini mereka hanya mengandalkan sistem order melakui WhatsApp pengelola. Jadi kita yang belanjakan kemudian diantarkan ke alamat pembeli. Belanja online ini mulai kita terapkan pada Rabu, 8 April ini. Jadi masyarakat di rumah saja, tidak usah ke pasar. Kami akan mengantarkan pesanan anda,” kata Zainuddin.
Bagi masyarakat yang memesan belanjaannya, pengelola pasar telah menentukan waktu atau jadual pemesanan, yakni mulai pukul 06.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita dan pengantaran mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita.
”Pesan hari ini, besok pagi barangnya akan kita antarkan langsung kerumahnya, jadi cukup share lokasi saja, pembayarannya nanti bila pesanannya telah sampai di rumah,” jelas Zainuddin.
Terpisah, Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Perdastri) Gowa, Andi Sura Suaib, menjelaskan, ini adalah salah upaya yang dilakukan dalam mengurangi terjadinya kepadatan di pasar saat bertemunya penjual dan pembeli.
”Sistem ini kita lakukan untuk mengurangi kepadatan orang saat berada di pasar. Mengurangi volume orang berkumpul, mencegah terjadinya kontak tubuh dan pakaian,” kata Andi Sura Suaib via WhatsApp.
Dikatakan Andi Sura, sistem ini diharapkan efektif. Sehingga betul-betul pasar tidak lagi jadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah yang saat ini sangat rawan penyebaran Covid-19.
Untuk melakukan belanja online, tambah Andi Sura, pengelola pasar telah memasang nomor khusus layanan belanja online tersebut. Belanja kebutuhan pokok seperti daging, ayam, gula, bumbu-bumbu dan lainnya masyarakat disilakan menghubungi nomor HP: 085242020895 atau 085343967828. (sar/mir)

Exit mobile version