Site icon Berita Kota Makassar

Pasien DBD dan Diare Menurun

MAKASSAR, BKM–Meski cuaca tidak menentu, jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) dan diare menurun di rumah sakit.
Seperti halnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar. Sepanjang tahun ini, kunjungan pasien DBD sebanyak 54 pasien dan diare sebanyak 176 orang. Angka ini diketahui menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya 2019. Meski menurun, dua penyakit ini tidak bisa disepelekan.
Kasubag Humas dan pelayanan RSUD Daya, Wisnu, mengatakan, jumlah pasien DBD dan diare mengalami penurun, namun penurunannya tidak signifikan.
Katanya,penurunan penderita DBD dan diare meski setiap hari terjadi kasus baru, akan tetapi penambahanya tidak terjadi seperti di fase-fase sebelumnya. Jumlahnya pun diketahui masih dalam fase-fase penurunan.
“Pasien DBD rawat inap saat ini dari bulan Januari-Maret 2020 sebanyak 48 orang dan rawat jalan sebanyak 6 orang. Sedangkan Diare yang rawat inap sebanyak 140 orang dan rawat jalan sebanyak 36 orang. Kalau mau kita bandingkan dengan 2019 di bulan yang sama, jumlah kasus menurun seperti DBD rawat inap sebanyak 38 orang dan rawat jalan 4 orang, begitupun Diare juga turun rawat inap 139 orang dan rawat jalan sebanyak 23 orang,” ungkapnya ssat dikonfirmasi, Rabu (8/4).
Kemungkinan jumlah ini diperkirakan akan bertambah jika masyarakat tidak melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Maksudnya, musim saat ini diperkirakan menjadi penyebab munculnya penyakit tersebut ditambah tidak dilakukan pembersihan sampah. Padahal seharusnya sarang-sarang nyamuk yang harus dipantau di dalam rumah dan di luar rumah.
“Kemungkinan masih ada yang terkena itu, karena salah satu faktor penyebabnya adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat,” ttuturnya. (ita)

Exit mobile version