Site icon Berita Kota Makassar

Kemenag Sosialisasi Surat Edaran Kemenag

MAKASSAR, BKM — Kakanwil Kementerian Agama Sulsel H Anwar Abubakar menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan online melalui aplikasi Zoom dengan seluruh pimpinan di jajaran Kemenag Provinsi Sulsel, Senin (13/4).
Ada sejumlah instruksi yang disampaikan Anwar kepada jajarannya hingga ke kabupaten/kota.
Diantaranya agar seluruh pimpinan di jajaran Kemenag menyosialisasikan aturan dan kebijakan soal Work From Home (WFH) dan perubahan libur bersama secara nasional.
Selain itu, dia juga mengimbau agar Surat Edaran Kemenag RI dan MUI terkait Panduan Pelaksanaan Ibadah di Bulan Suci Ramadan secara massif disosialisasikan kepada seluruh komponen masyarakat dan umat dalam situasi COVID-19.
“Kami juga meminta seluruh satuan kerja di jajaran Kemenag Sulsel untuk melaksanakan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19 khususnya di lingkungan Kemenag Sulsel,” ungkapnya.
Dia juga meminta dilakukan pendataan di lingkup keluarga besar Kemenag Sulsel yang merasakan dampak Covid-19, contohnya para tenaga honorer, para pengurus rumah ibadah dan lainnys agar diberi perhatian khusus.
Anwar juga menginstruksikan agar dibentuk tim gugus tugas Pencegahan Covid-19 di wilayah kerjanya masing- masing serta berpartisipasi serta bersinergi secara aktif dengan Pemerintah daerah dan stake holder setempat.
“Sosialisasikan juga Call Centre WhatsApp Covid-19 Kemenag RI. Disiplinkan aturan di semua KUA terkait prosesi pernikahan sesuai Surat Edaran Dirjen Bimas Islam dan SOP yang ada.
Menyiapkan tenaga rohaniawan atau pembaca doa, bilamana ada di wilayahnya yang meninggal akibat Covid 19 dengan tetap merujuk pada SOP kesehatan dan keselamatan,” tuturnya.
Dikesempatan Rakor Pimpinan tersebut, Kakanwil juga meminta kepada seluruh kepala bidang dan Pembimas untuk menyampaikan laporan terkait pelaksanaan program dan kegiatan di Bidangnya masing masing.

Menutup Arahannya, Kakanwil mengharapkan agar saling mendoakan, semoga situasi ini bisa segera berahir dan kembali normal sehingga seluruh masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti biasanya. (rhm)

Exit mobile version