KREATIVITAS kerap muncul di tengah berlangsungnya wabah. Ungkapan itu benar adanya. Jajaran Polres Gowa membuktikannya.
DI saat pandemi covid-18, banyak kalangan yang bergerak untuk membantu sesama. Salah satunya dengan membuat dan menjahit sendiri masker, lalu kemudian dibagi-bagikan secara gratis.
Hal yang tak jauh berbeda dilakukan Polres Gowa. Dengan melibatkan polisi wanita (Polwan) serta aparatur sipil negara (ASN) polres, dibuatlah masker. Namun yang dihasilkan bukanlah penutup wajah biasa. Melainkan masker full face alias menutupi wajah secara keseluruhan.
Ide untuk merakit masker ini berawal dari sulitnya mendapatkan alat pelindung diri (APD) dalam mencegah makin meluasnya penyebaran covid-19. Adalah Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola yang merintisnya.
Sudah sepekan terakhir para polwan dan ASN polres aktif membuat masker penutup wajah ini. Ditargetkan sebanyak 3.000 buah masker bisa dihasilkan dari tangan terampil perempuan Polres Gowa.
Nantinya, masker full face ini selain untuk kebutuhan APD para personel polisi saat bertugas di lapangan, juga dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang belum memiliki masker.
“Masker ini berbahan murah. Seperti plastik, karet, benang, jarum, dan dobel tip. Selanjutnya satu persatu masker dirakit oleh para polwan dan ASN Polres Gowa hingga menjadi alat pelindung diri yang bermanfaat,” kata Kapolres AKBP Boy FS Samola selaku inisiator.
Sebagai pimpinan di Polres Gowa, Boy sangat mengapresiasi kebersamaan para srikandi tersebut. Apalagi mereka melakukannya di tengah meningkatnya angka pasien positif covid-19 di wilayah ini.
”Jadi masker full face ini akan diperbanyak. Untuk tahap pertama ditarget sebanyak 3.000 buah, agar bisa dibagikan pula ke masyarakat luas,” ujar Boy lagi.
Pembuatan masker ini, diakui Boy, baru pertama kali dilakukan jajaran Polres Gowa. Selanjutnya akan diupayakan untuk membuat yang lebih banyak. Saat ini sudah ada 766 buah yang telah selesai dibuat.
“Saya mengharapkan kepada warga Gowa, dengan pembuatan masker ini dapat menjadi edukasi dan mereka bisa melakukan hal yang sama. Saya juga mengimbau untuk selalu waspada dan tidak beraktivitas di luar rumah agar penularan virus ini tidak semakin luas, serta meminta kesadaran kita semua untuk selalu menjaga kesehatan,” tandasnya.
Guna memastikan APD yang dibuat para polwan dan ASN siap untuk digunakan, Kapolres Boy Samola pun melakukan ujicoba mengenakan masker yang menutupi seluruh wajah. Hal itu dilakukan di tengah-tengah para srikandi Polres Gowa yang bekerja merakit masker di Aula Endra Dharmalaksana, yang mulai dilaksanakan sejak Rabu (1/4) lalu.
Penggunaan masker ini dinilai sangat bermanfaat untuk menghindari penyebaran virus melalui mata, hidung dan mulut. Untuk lebih amannya lagi, pengguna masker wajah ini tetap diharuskan menggunakan masker khusus mulut dan hidung.
“Jadi kita sengaja membuat masker ini mengingat alat pelindung diri yang saat ini sangat dibutuhkan begitu sulit didapatkan di pasaran, Rencanaya masker yang dibuat ini akan diperbanyak, dan selanjutnya dibagikan kepada warga Gowa. Masyarakat bisa mencontoh masker ini dan membuatnya sendiri. Menggunakan alat yang mudah didapatkan di mana saja, serta dengan harga bahan yang terjangkau pula. Banyak di toko-toko ATK yang menjual alat tulis menulis,” ungkap Boy Samola.
Untuk proses pembuatan masker full face ini setiap harinya, Kabag Sumda Polres Gowa Kompol Nursiah Tajuddin mengkoordinir langsung para polwan dan ASN. Polwan senior Polres Gowa ini mengatakan, apapun yang dilakukan para polwan dalam membuat masker full face ini merupakan bagian dari aksi sosial sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.
“Semoga dengan upaya kita mencegah, covid-19 segera menghilang. Tapi masyarakat harus patuh imbauan pemerintah dan kepolisian, termasuk dari MUI untuk menjaga jarak, tidak bersentuhan fisik dan rajin membersihkan tangan dengan sabun. Pakailah masker dan kaos tangan jika harus berada di tempat keramaian, seperti pasar dan tempat-tempat pelayanan publik lainnya,” kata Kompol Nursiah Tajuddin. (sar)
