Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Usul Dana Silpa dan CSR ke Covid-19

MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali menegaskan agar dana sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) di tahun 2019 Rp175 miliar diperuntukkan untuk penanggulan covid-19.
“Karena anggaran SILPA di tahun 2019 itu kurang lebih Rp157 miliar, kita dorong untuk segera dialokasikan untuk penanggulangan dana tanggap bencana terkait covid-19. Dana silpa tersebut bisa diambil 30 persen,” ungkap Wakil Ketua Komisi D, Fatma Wahyuddin, di ruang rapat paripurna DPRD Makassar, Selasa (14/4).
Ia menambahkan, anggaran tersebut akan diberikan kepada dinas terkait, yaitu dinkes, damkar, dinas sosial dan badan penanggulangan bencana daerah. Sebab, berdasarkan pantauan Komisi D merekalah yang menjadi garda terdepan terkait penanggulangan virus corona di Makassar.
Apalagi, Untuk di dinas kesehatan sendiri, masih minimnya alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis, dan fasilitas kesehatan lainnya.
“Kita perlu pikir juga bantuan ke masyarakat. Juga bantuan APD terkhusus ke pemandi jenazah karena melihat dan mendengar laporan masyarakat adanya kasus yang terjadi di Kecamatan Mariso, ada pemandi jenazah korban virus corona yang sementara dalam pengawasan dinas kesehatan,”jelasnya.
Belum lagi, tambah Fatma, semua pihak juga perlu memikirkan asupan gizi terhadap tenaga medis, terus mengenai kesejahteraan tenaga medis termasuk honor.
Anggota DPRD Makassar, Azis Namu, juga meminta agar Pemerintah Kota Makassar segera membelanjakan dana belanja tidak terduga (BTT) yang ada di Sekretariat Pemkot Makassar tahun 2020 ini.
“Hasil rapat direkomendasikan untuk segera melakukan penanganan dan pencegahan virus corona di Kota Makassar. Begitu juga kepada perusahaan atau seluruh pengusaha yang ada di Kota Makassar agar segara membelanjakan dana corporate social responsibility (CSR-nya) untuk pembelian peralatan dalam mencegah wabah virus corona,” bebernya.(ita)

Exit mobile version