Site icon Berita Kota Makassar

Disperindag Sediakan Pasar Online

BULUKUMBA, BKM — Sebagai langkah antisipasi memutus mata rantai penyeberan covid-19, warga diminta di rumah saja jika tak ada kebutuhan mendesak. Jadwal operasional pasar pun dikurangi agar tidak berkerumun.
Kepala Disperindag Bulukumba, Munthasir Nawir, Kamis (16/4) menjelaskan, pihaknya bertugas memfasilitasi antara kurir, pembeli, serta pedagang. Sehingga pembeli cukup memesan pada operator yang telah disediakan Disperindag.
Operator bakal meneruskan pesanan ke orang yang telah ditunjuk di pasar, dalam hal ini ada penanggung jawab di pasar untuk menyiapkan barang kebutuhan tersebut.
“Sudah ada kurir yang siap mengantar, ini langkah untuk pencegahan atau mengurangi orang ke pasar, jadi pembeli dikenai ongkos kurir saja,” ujar Munthazir Nawir.
Saat memesan, pemesan harus memberitahukan nama, alamat dan harus membagikan lokasinya.
“Contoh pesanan sayur kangkung Rp10.000, ikan bolu (bandeng) Rp 15.000, tomat Rp10.000, dan lain lain, di kemas dengan satu kantongan dibuktikan dengan catatan atau nota belanja. Ongkos kurirnya dikenai biaya Rp5000-Rp7000 satu kali antar,” jelasnya.
Namun, untuk saat ini, Pasar Online masih melayani warga yang bermukim di Kota Bulukumba atau di wilayah Kecamatan Ujung Bulu.
Selain sebagai upaya pencegahan Covid-19, Pasar Online juga diklaim dapat membantu kurir yang kekurangan pemesanan sejak jajanan di Lapangan Pemuda (Lapda) dan tempat lain ditutup sementara.
“Daripada mereka mengganggur lebih baik membantu kami dan dapat mengurangi orang berkumpul di pasar,” tambahnya.
(min/C)

Exit mobile version