ENREKANG, BKM — Tim Gugus Tugas (GT) covid-19 Pemkab Enrekang menyampaikan perkembangan penanganan wabah covid-19 hingga Minggu malam pukul 19.00 wita.
Juru bicara tim Covid-19 Pemkab Enrekang Sutrisno mengatakan perkembangan sebaran covid-19 saat ini dari total 196 ODP dari wilayah transmisi lokal sebanyak 184 orang selesai pemantauan dan hanya satu orang dirawat.
Dia mengatakan, kasus PDP sebanyak 12 orang dan sembilan dintaranya dinyatakan sehat dan dua pasien lainnya masih dalam perawatan serta satu orang meninggal dunia.
Sementara dari 11 orang yang sudah diambil spesiman rapid test, sembilan dinyatakan negatif, satu yang positif dan satu orang menunggu hasil spesiman.
“Dari 196 orang yang ODP, 184 orang yang selesai pemantauan dan satu orang yang dirawat,” ujar Sutrisno saat dikomfirmasi melalui telpon genggamnya, Senin (20/4).
“Dari 11 orang yang ambil spesimanya hanya satu yang positif dan sembilan orang negatif,” jelas Sutridno.
Seorang ASN di Pemkab Enrekang MHS (32) yang sempat viral di media sosial lantaran hasil rapid testnya positif covid-19 kini dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab. Sutrisno menjelaskan hasil swab test yang diterima dari Pemprov Sulsel bahwa MHS dinyatakan negatif.
“Saat ini pasien MHS masih berada di Rumah Sakit (RS) Dadi Makassar. Karena RS Dadi Makassar merupakan rumah sakit rujukan pertama yang ditunjuk sebagai tempat cek Covid-19 di Kota Makassar,”ungkapnya.
Menurutnya, meski hasil swab test pasien negatif kemungkinan besar tidak akan langsung dipulangkan karena pihak RS Dadi masih tetap melakukan perawatan dan pemantauan terhadap pasien yang bersangkutan.
“Kita belum mendapatkan informasi apakah pasien bisa langsung pulang atau belum. Tapi biasanya dipantau dulu kondisinya, apalagi jika ada penyakit bawaan lainnya,”kata Sutrisno.
Sebelumnya progres penanganan wabah covid-19 dari sejumlah daerah seperti Sidrap, Parepare, Bulukumba, Lutim, Sulbar melaporkan jumlah pasien covied-19 yang dinyatakan sembuh telah dipulangkan. (her/C)
