SETELAH gagal beberapa kali dalam memulai usaha dan kehilangan modal, Asriani Astran Nhur tidak pernah putus asa. Ia tetap semangat untuk menciptakan peluang usahanya yang baru.
Seperti saat ini, setelah jatuh bangun dan sudah membuka usaha sendiri, dirinya sudah mendapatkan omset perbulan sebesar Rp15 juta hingga Rp20 Juta perbulan.
Menarik banyak pembeli adalah sasaran perempuan berkulit putih ini, untuk menambah pembelinya maka tidak salah jika ia mencoba berbagai cara pemasarannya. Setiap hari, dirinya memulai usahanya pukul 08.00 sampai 16.00 sore, terkadang ia menitipkan jualan minumannya di kantin-kantin sekolah, walaupun bekerja sendiri, tapi dirinya tidak merasa terbebani.
“Awalnya memang saya sempat ragu takut gagal lagi, tapi beranikan takutnya nanti berhenti ditengah jalan lagi. Karena orangtua dan beberapa orang dekat mendorong, yah saya bisa sampai sekarang sudah saya syukuri. Saya jualan itu dari pagi sampai sore, kadang dibantu ibu jualan juga, dan nitip di kantin sekolah,” ungkapnya beberapa hari lalu.
Anak dari Salim dan Nurbaya ini mulanya kesulitan melakukan cara tersebut namun dengan keseriusannya, akhirnya bangun dan kini tidak lupa selalu menyisihkan hasilnya untuk pani asuhan yang berada didekat rumahnya.
“Awal mulai tantangannya sudah besar banget, saya ditingal usaha sama teman, gagal sendiri bangun usaha sendiri juga pernah. Tapi kita kadang lupa berbagi kalau sudah dapat apa yang kita mau, nah saya belajar dari semua itu dan orangtua ku juga ingatkan itu,” bebernya.
Walaupun kini diakui bisnisnya hanya franchise, Asriani berniat untuk membuka gerai dengan miliknya sendiri. Namun hal itu masih dipelajarinya, akan tetapi tahun depan Asriani berusaha mengembangkan lini bisnisnya menambah lokasi persebaran Astehe dan melakukan inovasi-inovasi baru. Sementara, untuk saat ini dirinya masih fokus pada penjualan saat ini.
“Ada sih niatnya, tapi saya pelajari dulu karena bukan hal mudah juga. Karena sebenarnya beberapa orang sudah rekomendasikan juga seperti itu, tapi saya bilang nanti karena tentu kerja seperti itu butuh orang juga dan saya masih menabung pelan-pelan,” katanya.
Asriani hanya berpesan kepada pengusaha muda untuk menjalankan bisnis diperlukan keseriusan dan komitmen yang tinggi. Dari situ, maka jalan menuju kesuksesan akan terbuka lebar.
“Namanya memulai bisnis, risikonya lebih itu besar karena ada untung dan rugi. Namanya kita alami rugi itu udah pasti. Jadi kalau yang niatnya enggak kuat, gampang berhenti di tengah jalan. Jadi mantapkan dulu niatnya baru mulai sesuatu agar tidak setengah itu yang saya juga lakukan,” tutupnya. (*)
