BULUKUMBA, BKM – Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja dalam rangka pemantauan Covid-19 di Kabupaten Bulukumba. Disana, NA dan rombongan langsung meninjau Posko Gugus Tugas di PSC Kota Bulukumba.
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali melaporkan, Pemkab telah melakukan refocusing dan realokasi APBD 2020 sebesar Rp 26,8 milyar yang bersumber dari DAK DAU dan dana terduga.
Di sektor kesehatan diplot sebesar Rp 15,7 milyar untuk memenuhi operasional dan kebutuhan alat kesehatan, bahan medis habis pakai dan APD.
Penangangan dampak ekonomi, Dinas Sosial menganggarkan Rp.2,15 milyar untuk bantuan logistik kepada masyarakat terdampak sebanyak 6.500 KK dan dapur umum.
“Terkait pemantauan kasus, kemarin ada tambahan satu pasien positif namun yang positif sebelumnya sudah dinyatakan sembuh setelah dirawat di rumah sakit Wahidin Makassar,” bebernya.
Dari posko perbatasan dan pelabuhan tercatat sebanyak 7.278 warga yang masuk ke Bulukumba. Mereka umumnya tenaga kerja luar negeri, luar provinsi dan luar Bulukumba, juga yang berstatus pelajar dan mahasiswa.
Khusus bantuan dari berbagai pihak telah diserahkan melalui posko Gugus Tugas. Sukri meminta bantuan Gubernur untuk menangani kelangkaan gula di daerahnya. “Kami berharap pak Gubernur bisa membantu dengan operasi pasar untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga beras, gula dan minyak goreng,” pintanya.
Gubernur HM Nurdin Abdullah mengatakan Covid-19 sudah menjadi permasalahan di dunia dan merupakan kejadian pertama seumur hidup sehingga tidak ada yang punya pengalaman dalam menangani Covid ini.
“Jadi intinya tugas kita sekarang adalah mencurahkan perhatian dan tenaga bagaimana memutus mata rantai penularan Covid-19 ini,” ungkap Nurdin dalam pengantarnya. (rls)
NA Kunjungi Bulukumba
