Site icon Berita Kota Makassar

Jembatan Lintas Bulukumba-Sinjai Ambruk

BULUKUMBA, BKM — Jembatan penghubung Kabupaten Bulukumba-Sinjai ambruk, Senin (27/4) dini hari. Kadis PUPR Bulukumba, Rudy Ramlan bersama jajaranya langsung melakukan peninjauan lokasi.

Jembatan yang berada diruas jalan poros Sanro dan Raowa menghubungkan antara Desa Lolisang dan Desa Pantama, Kajang. Jembatan yang diprediksi sudah berumur puluhan tahun juga merupakan jalan alternatif bagi warga Kabupaten Sinjai dan daerah lainnya saat hendak masuk Bulukumba, khususnya akan berwisata ke Tanjung Bira.
“Saya mendapat informasi melalui pesan whatsApp dari Kades Lolisang, Amir tentang adanya jembatan ambruk di wilayahnya. Nah, saya bersama jajaran langsung ke lokasi, ” ujar Kadis PUPR Bulukumba, Rudy Ramlan, Selasa (28/4).
Menurut dia, pihaknya turun melihat kondisi jembatan. Warga memprediksi jembatan ini telah berusia kurang lebih 40 tahun. Kerusakan jembatan tersebut disebabkan robohnya dua sisi pondasi, karena terjadi pengikisan oleh air sungai yang sudah berlangsung lama.
“Ditambah seringnya kendaraan alat berat yang melintas di jembatan ini. Jadi semakin menambah kerusakan terhadap jembatan Kassi Puteh,” tambahnya.
Dia mengaku, telah menyampaikan kepada kepala desa Lolisang dan warga setempat supaya membuat portal pada kedua sisi jembatan. Dimana, kata dia, tidak boleh lagi ada kendaraan roda empat yang bisa melintas pada jembatan tersebut, sebab kondisinya berbahaya jika dipaksakan difungsikan.
“Ini demi kebaikan kita semua. Makanya, saya minta ada portal dipasang, jangan ada yang coba-coba memaksakan diri untuk melintas kalau tidak ingin celaka. Karena melihat kondisinya,” ungkapnya.
Pihaknya telah melaporkan kepada Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali, kemudian berkoordinasi dengan ketua komisi C DPRD Bulukumba, Udin Hamzah. Sebab, ketua komisi C ini merupakan putra Kajang. (min/C)

Exit mobile version