MAROS, BKM — Sebanyak 432 orang ikut pemeriksaan Rapid Test yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, di Tribun Lapangan Pallantikang Maros. Hasilnya, ada 10 orang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.
Bupati Maros, HM Hatta Rahman, mengatakan, rapid test ini sengaja digelar untuk mengetahui kondisi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat lingkup Pemkab Maros. Terutama bagi mereka yang dibagian pelayanan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Diakui, tes ini sudah lama direncanakan. Hanya saja alatnya baru datang dalam jumlah banyak. ”Kita ingin semua ASN yang dibagian pelayanan, pejabat lingkup Pemkab Maros serta relawan untuk melakukan tes guna mengetahui. Karena jangan sampai di antara mereka ada yang positif, tentunya akan berbahaya lagi penyebarannya,” jelasnya
Hatta mengatakan, jika nantinya hasil rapid tes ini menyatakan ada yang positif maka dilanjutkan dengan tes swab.
Bagi yang hasil rapid testnya positif diminta untuk melakukan isolasi mandiri sambil dilakukan swab. Apabila hasil swabnya negatif, berati hasil rapid testnya semu. Tapi jika hasil swabnya positif maka kita lanjutkan untuk dilakukan isolasi,” jelasnya.
Terpisah, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, Syarifuddin mengatakan ada 432 orang yang menjalani rapid test. Dari 432 orang itu, ada 10 orang yang positif.
”Jadi yang positif akan didata dan disampikan ke Puskesmas masing-masing untuk selanjutnya dilakukan swab,” pungkasnya. (ari/mir/c)
10 Orang Dinyatakan Positif
