Site icon Berita Kota Makassar

Aparat Kepolisian Lakukan Penyelidikan

MAKASSAR, BKM — Suasana sepi di Jalan Sultan Alauddin, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, pada Minggu malam (26/4) sekitar pukul 21.30 Wita, tiba-tiba saja berubah ramai.
Warga panik saat si jago merah berkobar di sebuah rumah kos yang terbuat dari kayu.
Warga selanjutnya berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Tidak lama berselang terdengar bunyi sirena meraung-raung. Personel pemadam kebakaran (Damkar) hendak tiba di lokasi.

Namun setibanya di lokasi, personel Damkar mendapat hambatan, lantaran sumber api berada di lorong yang begitu sempit. Meski begitu tim Damkar terus berupaya. Hasilnya, sumber api berhasil dijinakkan setelah sejam lamanya berkobar di pemukiman warga.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian material dialami warga ditaksir hingga ratusan juta rupiah. Aparat kepolisian juga telah memasang garis police line dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan.
Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Arifuddin, menjelaskan, api bermula dari rumah warga bernama Sangkala yang terbuat dari kayu. Korban yang merupakan saksi kala itu sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP).
”Jadi menurut saksi yang juga korban, kala itu dirinya sedang duduk di lantai satu. Ia terkejut setelah mendengar suara gaduh. Karena cemas sehingga saksi mencari sumber suara itu. Alangkah kagetnya melihat api berkobar hebat di dalam kamarnya di lantai 2. Saksi kemudian berusaha memadamkan api dengan seadanya. Namun api begitu cepat membumbung tinggi,” kata Kapolsek, Senin (27/4)
.
Dugaan sementara dari peristiwa ini, kata Kapolsek, kebakaran diduga karena terjadi arus pendek. (ish/mir/b)

Exit mobile version