GOWA, BKM — Di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), anggota DPRD Gowa menjalani rapid test. Hasilnya, sebagian di antaranya menunjukkan reaksi reaktif dan sekarang menjalani isolasi mandiri.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Gowa Andi Lukman Naba yang dikonfirmasi, kemarin membenarkan hal itu. Menurut hasil rapid test kemarin, untuk salah satu unsur pimpinan hasilnya reaktif. Kami masih menunggu hasil swab, dan kemungkinan besar akan rapid test ulang dan swab untuk seluruh anggota dewan,” ujar legislator dua periode ini, Kamis (7/5).
Legislator Partai Golkar Baharuddin Gessa yang dimintai tanggapannya, enggan memberikan jawaban. “Konfirmasiki sama Pak Ramli Sidik Daeng Rewa,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Ramli Siddik yang juga legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dihubungi, berdalih bahwa tidak ada anggota dewan yang positif virus corona. Ketika ditanya soal dampaknya dan apakah akan ada pemeriksaan secara keseluruhan, mantan legislator PDIP ini memberikan penegasan tidak akan mengganggu kinerja dewan karena memang tidak ada yang positif.
“Coba buktikan hasilnya mana yang positif. Rapid test benar dilakukan, tapi belum ada hasil. Kita tunggu hasil dua hari ini,” jelas Ramli Sidik.
Ketua DPRD Kabupaten Gowa Rafiuddin yang diminta tanggapannya terkait persoalan ini, belum memberikan komentar.
Anggota Tim Gugus Penanganan Covid 19 Kabupaten Gowa dr Gaffar, mengemukakan bila hasil rapid test bagi anggota dewan itu belum bisa dikategorikan positif atau negatif. “Itu hanya terkonfirmasi, bukan berarti negatif atau positif. Sebab rapid test hanya membantu mendapatkan akurasi data dan angka,” jelas dr Gaffar.
Pihaknya berharap, semakin banyak masyarakat yang telah menjalani rapid test dan swab akan semakin membantu. Apalagi Gowa sudah menerapkan PSBB. (rif)
Rapid Test Legislator Reaktif, Hasil Uji Swab Ditunggu
