Site icon Berita Kota Makassar

Mengalir Bantuan untuk Berbuka dan Sahur

MAKASSAR, BKM — Kebakaran yang terjadi di Jalan Walisongo, Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo, Kota Makassar menyisakan duka bagi para korban. Mereka harus kehilangan tempat bernaung di tengah pandemi covid-19 dan dalam suasana ramadan.

PUING bekas terbakar masih terlihat di lokasi saat BKM berkunjung ke lokasi, Senin (11/5). Sebagian besar di antaranya sudah dirapikan. Ada tenda-tenda darurat yang berdiri.
Pemerintah Kecamatan Tallo sengaja membangun tenda tersebut untuk dijadikan tempat menerima bantuan bagi korban. Sekaligus sebagai dapur umur. Sementara para korban yang rumahnya dilalap api, memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran.
Camat Tallo Andi Zainal Abidin Takko, mengatakan tenda yang didirikan di lokasi kebakaran bertujuan untuk menampung bantuan yang datang dari para dermawan. Selain itu, juga menyediakan bahan makanan di dapur umum.
Disebutkan Andi Zainal, rumah yang terbakar sebanyak tiga unit. Satu di antaranya merupakan rumah berpetak. Korban yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 25 jiwa.
”Kita sengaja menyiapkan tenda, siapa tahu ada korban kebakaran yang tidak memiliki tempat tinggal sementara. Tapi biasanya, kalau ada keluarga atau kerabat ataupun tetangga yang tertimpa musibah, mereka langsung mendapat tempat penampungan,” ujar Andi Zainal.
Khusus untuk berbuka puasa dan sahur, telah ada sejumlah bantuan bahan makanan yang disalurkan. Seperti nasi bungkus, ditambah minuman serta bantuan lainnya.
Ibu Eva, salah satu korban kebakaran yang sementara menumpang di rumah kerabatnya, mengatakan peristiwa ini merupakan ujian bagi ia dan keluarganya. Dengan kejadian ini dirinya bisa melihat siapa yang menjadi teman dan keluarga. Apalagi di tengah bulan ramadan.
”Ini ujian. Dengan adanya musibah ini kita bisa lihat yang mana teman dan mana keluarga,” ujar Eva saat menerima bantuan beras dan mie instan dari Ketua PKK Kecamatan Tallo Habriah Wahab, kemarin. (jun)

Exit mobile version