Site icon Berita Kota Makassar

Kemenag Maros Bantu Guru Honorer

MAROS, BKM — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros terus menggiatkan upaya pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19 melalui berbagai organisasi yang diwadahinya.
Kepala Kantor Kemenag Maros, H Muhammad Tonang, kembali menyerahkan 150 paket bantuan. Kali ini dari Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Maros. Bantuan ini diperuntukkan bagi guru honorer non sertifikasi dan non tunjangan fungsional.
Paket bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kakan Kemenag Maros kepada perwakilan dari klaster guru RA, yakni Fitriani (RA. PPTQ As Saadah), guru MI, yakni Nur Fitri (MI Al Markaz Maros), guru MTs, yakni Muh Al Habsy (MTs Nurul Ikhwan), dan guru MA, yakni Abdullah (MA Al Irsyad Biringkaloro).
Penyerahan bantuan ini dihadiri Kasubag Tata Usaha Kemenag, Kasi Penmad,
Penyelenggara Zakat dan Wakaf serta disaksikan Ketua PGMI Maros bersama jajaran pengurus.
Paket bantuan berupa Sembako dengan total nilai Rp15 juta ini berasal dari swadaya pengurus, guru-guru madrasah penerima tunjangan sertifikasi dan fungsional, Kasi Penmad, Kasi Pontren dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf.
Dihadapan Kakan Kemenag Maros, Ketua Pengurus PGMI Maros, Muhammad Akib, menyampaikan komitmen PGMI Maros tahun ini memprogramkan kegiatan amal sosial pada bulan Ramadan.
PGMI Maros akhirnya memutuskan amaliah Ramadan dalam bentuk pembagian paket Sembako kepada guru honorer. ”Pada akhirnya, bantuan seperti ini akan melebar ke orang tua siswa yang tidak mampu dan masyarakat umum. Namun untuk tahap pertama ini difokuskan sasarannya ke tenaga pendidik yang masih honorer dan tidak menerima tunjangan fungsional dan sertifikasi,” ungkap Muhammad Akib.
Kakan Kemenag Maros, H Muhammad Tonang, mengapresiasi, kepedulian PGMI Kabupaten Maros yang turut berpartisipasi menanggulangi dampak Covid-19 melalui pemberian bantuan Sembako.
Menurutnya, apa yang dilakukan ini dalam rangka harmonisasi. Karena telah menambal ketimpangan mengingat kondisi guru honorer belum seberuntung guru penerima tunjangan.
”Ke depan, kita akan bersinergi untuk peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik kita. Kita bersama-sama membangun Kemenag melalui pendidikan dengan pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM kita,” jelas H Muhammad Tonang.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Maros, juga mengagendakan kegiatan yang sama. Yakni pembagian bantuan paket dari guru-guru yang diwadahi dalam AGPAI Maros.
Hal ini disampaikan Ketua AGPAI Maros saat diterima Kakan Kemenag Maros di ruang kerjanya sesaat setelah penyerahan bantuan PGMI Maros. Kegiatan ini akan melibatkan lembaga yang mensupervisi AGPAI Maros, yakni Kemenag Kabupaten Maros dan Dinas Pendidikan Kabupaten Maros. Sasarannya juga adalah para guru Agama Islam yang masih honorer. (ari/mir/c)

Exit mobile version