Site icon Berita Kota Makassar

309 CJH Asal Maros Batal Berangkat Haji Tahun ini

MAROS, BKM — Pembatalan pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2020 ini juga berdampak terhadap para CJH asal Maros. Pasalnya, setelah adanya pengumuman resmi pembatalan pemberangkatan jamaah haji Indonesia dari Kementerian Agama Republik Indonesia, secara otomatis sebanyak 309 CJH Maros juga batal berangkat.
Hal ini diakui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, Muhammad Tonang, Selasa (2/6). Dia mengakui, dengan adanya pengumuman pembatalan ini sekitar 309 CJH Maros tidak jadi diberangkatkan tahun ini.
”Kuota CJH kita di Maros ada sekitar 309 orang. Mereka sudah melakukan pelunasan baik tahap pertama maupun tahap kedua untuk pemberangkatan tahun ini. Namun mereka terpaksa batal berangkat haji, menyusul adanya pengumuman menteri agama,” katanya.
Dia mengakui, pihaknya tetap akan mengikuti keputusan pemerintah pusat. Sebab hal ini tentunya sudah melalui pertimbangan. Dia juga mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait persiapan pemberangkatan haji tahun ini.
”Jadi bulan lalu itu dengan kondisi pandemi Covid-19, pemerintah sudah melakukan sosialisasi. Ada tiga opsi yang diberikan yakni berangkat utuh, berangkat sebagian atau tidak berangkat sama sekali. Itu kita sudah sosialisasikan semua di jajaran Kemenag sampai ke bawah,” akunya.
Namun dengan adanya keputusan yang baru ini, pihaknya akan kembali melakukan sosialisasi ke CJH yang batal berangkat. Dalam pembatalan pemberangkatan haji ini, ada dua opsi yang ditawarkan bagi para calon jamaah haji yang telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Opsi pertama, jamaah bisa melakukan pengembalian dana hajinya, dan opsi kedua bisa ditarik dengan syarat-syarat tertentu. ”Dana ini juga bisa disimpan dan nilai manfaatnya akan dikembalikan kepada CJH. Ini akan ditangani oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” sebutnya.
Dia menambahkan, selama ini pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan sebelum adanya pengumuman pembatalan, mulai dari pelunasan tahap pertama hingga tahap kedua.
”CJH Maros sudah 100 persen melakukan pelunasan. Persiapan lainnya kita juga sudah melakukan tahap pembuatan paspor,” pungkasnya. (ari/mir/c)

Exit mobile version