Site icon Berita Kota Makassar

NH Usul Pilkada oleh DPRD

MAKASSAR, BKM — Optimistis dalam sebuah kontestasi tidak hanya disampaikan oleh bakal calon kepala daerah. Pimpinan partai politik juga tak ingin ketinggalan terkait keinginannya untuk memenangkan kontestasi baik itu pilgub, pilwali maupun pilbup.
Seperti disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) dalam Fajar Bincang Virtual via Zoom bertema ‘New Normal Election’, Rabu (3/6). NH mengaku siap dalam kontestasi politik pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.
Sebagaimana diketahui, tahapan pilkada serentak 2020 dilaksanakan dalam situasi pandemi. Kondisi ini dianggap terlalu berisiko terhadap kesehatan serta keselamatan penyelenggara, peserta dan pemilih.
NH menyebut, ada dua pilihan yang bisa ditempuh oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada serentak. Yang pertama adalah tetap mengacu pada Perppu nomor 2 tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Pemilihan Bupati, dan Pemilihan Wali Kota.
Perppu 2/2020 menjelaskan bahwa apabila sebagian wilayah pemilihan atau seluruh wilayah pemilihan terjadi kerusuhan, gangguan keamanan, bencana alam, bencana nonalam, atau gangguan lain yang mengakibatkan sebagian tahapan pemilihan serentak tidak dapat dilaksanakan, sebagai gantinya dilakukan setelah penetapan penundaan dengan keputusan KPU.
Yang kedua, menurut NH, yakni jika KPU pesimis dengan pemungutan suara langsung karena risiko kesehatan tersebut, maka KPU sebaiknya menyatakan sikap terhadap pemerintah untuk dilakukan pemilihan kepala daerah oleh DPRD kota/kabupaten.
“Jika memang KPU pesimis, saya usulkan segera nyatakan sikap kepada pemerintah untuk dilakukan pemilihan kepala daerah oleh DPRD kota atau kabupaten. Karena legislatif juga merupakan perwakilan masyarakat,” ujar mantan ketua harian DPP Partai Golkar ini.
NH dalam kesempatan itu juga menegaskan, Partai Golkar Sulsel sangat percaya diri dalam kontestasi politik tahun ini. Ada atau tidaknya pandemi, partai beringin itu sangat siap memenangkan pilkada.
“Ada atau tidak ada pandemi, kami sangat siap. Bahkan menurut perkiraan saya, Partai Golkar akan menang 80 persen pada pilkada Sulsel mendatang. Mohon maaf bisa kami katakan, kami sudah menang sebelum bertanding,” tegas NH percaya diri.

Belum Temukan Format

KPU Provinsi Sulsel mengaku belum menemukan format pelaksanaan pilkada serentak yang dilakukan dalam masa pandemi covid-19. Hal itu disampaikan Ketua KPU Sulsel Faizal Amir yang juga menjadi narasumber dalam diskusi virtual yang digelar Harian Fajar, kemarin.
“Formatnya belum kami temukan. Namun seiring dengan keluarnya peraturan KPU (PKPU) baru, nanti kami akan berusaha menyesuaikan,” ujar Faisal Amir.
Faizal yang juga pernah tercatat sebagai ketua KPU Takalar ini, menyatakan bahwa KPU harus beradaptasi cepat menyikapi perubahan regulasi pilkada itu. “Kami perlu beradaptasi cepat karena ini sesuatu yang baru. Tapi pada dasarnya, KPU sangat siap dalam kondisi apapun,” katanya.
Terpisah, bakal calon wakil bupati Bulukumba, Arum Spink mengaku dirinya harus beradaptasi cepat dan menyesuaikan strategi dalam kampanye. “Sekarang banyak hal yang perlu diubah dalam strategi pemenangan,” ujarnya. (rif)

Exit mobile version