MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar kembali memperlihatkan keseriusannya di dalam menata eks Terminal Toddopuli di Jalan Meranti. Eks Terminal Toddopuli akan dibangun ruang terbuka hijau mirip Taman Pakui Sayang di Jalan AP Petta Rani.
Penataan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi salah satu program prioritas, Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf.
Menurut Yusran, selain perbaikan drainase, trotoar, parkir, dan pengolahan sampah, penataan RTH juga menjadi salah satu hal yang paling mendesak dilakukan saat ini guna pendukung Makassar sebagai kota jasa dan pariwisata.
Nantinya, lahan yang kini menjadi tempat parkir mobil rongsokan itu bakal diubah menjadi taman tematik yang akan terintegrasi dengan pasar hobi Toddopuli.
“Kita punya lahan itu disana hampir sembilan ribu, terus sisanya punya perumnas. Nanti kita mau jadikan taman tematik, yah kaya model-model taman pakui lah. Kita sudah tinjau, sudah kita gambar bahkan kita sudah ekspos yah,” kata Yusran.
Sejauh ini, lanjut Yusran, RTH di Makassar baru sekitar sembilan persen dengan target ketersediaan RTH minimal 20 persen dari sokongan pemerintah dan 10 persen dari sektor privat. Ia menginginkan, selama kepemimpinannya masyarakat punya sarana bersosialisasi yang memadai.
“Kemudian Ada taman juga di beberapa perumahan, intinya kita ingin bikin banyak-banyak RTH, untuk sarana masyarakat berasosiasi. Ada Perdos satu, Perumnas, ada di Minasa Upa, ada depan PLN,” pungkas Yusran.
Untuk mewujudkan itu, kata Yusran tidaklah sulit. Pembiayaannya bisa dengan dua cara, yakni lewat APBD dan Dana Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Jadi semua itu memungkinkan, jadi ada dua cara, pertama dari APBD, terus kedua kita carikan dari CSR dari perbankan. Itu untuk RTH yah, jadi ini tidak muluk-muluk dan itu gampang kita lakukan didalam satu tahun ini. Makanya kalau jadi titik nol, terpacu yang lain. Saya pikir itu tidak sulit, yang penting contoh dan konsistensi,” tutup Yusran. (rhm)
