MAKASSAR, BKM — Penyidik Tipikor Polda Sulsel akan menggandeng ahli konstruksi untuk melakukan audit fisik proyek pembengunan gedung Puskesmas Batua yang terletak di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kota Makassar.
”Selain melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Dalam penyidikan ini kita juga berencana menggandeng ahli kontruksi,” ujar Direktur Reserse Kriminal KhUsus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, Augustinus Berlianto Pangaribuan, Selasa (9/6).
Pelibatan ahli konstruksi ini agar dapat mengetahui dan mengecek langsung, kondisi bangunan proyek Puskesmas Batua. Sekaligus untuk dapat mencocokkan alat bukti yang dikantongi penyidik dengan fakta yang ada di lapangan.
”Nanti kalau ahli sudah turun akan disinkronkan, alat bukti dengan fakta ril di lapangan,” tandasnya.
Tujuannya menurut Augustinus, supaya mudah dalam melakukan perhitungan kerugian negara yang timbul pada fisik proyek tersebut. Hanya saja, Aigustinus enggan membeberkan ahli konstruksi darimana nantinya akan digandeng oleh penyidik.
“Untuk sementara kita masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sambil menunggu ahlinya kapan mereka mau turun mengecek langsung di lapangan,” pungkasnya.
Pembangunan gedung Puskesmas Batua ini menelan anggaran senilai Rp25,5 miliar yang bersumber dari dana APBD Kota Makassar tahun anggaran 2018. Proyek ini dikerjakan PT Sultana Nugraha. (mat/mir)
Audit Fisik Puskesmas Batua, Polda Gandeng Ahli
