MAKASSAR, BKM–Pada pemilihan bupati (Pilbup) dan pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2018 telah terjadi tiga pertarungan melawan kotak kosong atau kolom kosong.
Ketiga daerah yang melawan kolom kosong yakni Pilwali Makassar, Pilbup Bone dan Pilbup Enrekang.
Jika Pilbup Bone dan Enrekang, petahana menang, maka di Pilwali Makassar petahana tumbang.
Pada Pilbup dan Pilwali 9 Desember mendatang ada tiga daerah yang berpotensi melawan kolom kosong yakni Pilbup Gowa, Soppeng dan Luwu Timur.
Di Kabupaten Gowa, hampir semua partai politik mendukung petahana Adnan Purcihta Ichsan, demikian pula di Soppeng. Tinggal tiga partai yang belum mengambil sikap atau dukungan di Pilbup Gowa yakni partai Gerindra, Golkar dan PKS.
Di Pilbup Luwu Tumur juga hampir seluruhnya mendukung Thoriq Husler. Untuk itu, Bupati Luwu Timur Thoriq Husler berharap melawan kolom kosong pada pemilihan bupati (Pilbup) di daerahnya.
Thoriq beralasan, sangat mudah meraih kemenangan jika hal itu terjadi.
“Besar harapan untuk melawan kotak kosong,”ujar Thoriq baru-baru ini.
Menurut Thoriq, hingga saat ini dia sudah mendaftar di sembilan partai. Tujuh diantaranya sudah mengeluarkan rekomendasi yakni Golkar, PDIP, PAN, Hanura, PKB, PKS, dan PBB.
“Yang masih menunggu dari Partai Demokrat dan Gerindra,”katanya.
Sedangkan, partai yang sudah mengeluarkan rekomendasi pasangan yakni PKB, Hanura, PBB, dan PAN.
“Pasangan saya dari kalangan birokrat. Namanya Budiman Hakim,”ucapnya.
Budiman diketahui sebagai Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda).
Menurut Thoriq, warga Lutim adalah warga yang plural. Sehingga kalau terjadi melawan kotak kosong tak jadi masalah.
“Saya tidak ingin menyombongkan diri. Di Pilkada lalu saya tetap menang di 11 kecamatan meski ada lawan,”jelasnya. (rif)
Adnan, Kaswadi dan Thoriq Sulit Dapat Lawan
