MAKASSAR, BKM — Kontestasi pemilihan wali kota (pilwali) Makassar kembali menghangat, setelah Komisi pemilihan Umum (KPU) memulai menggelar tahapan pada Senin (15/6). Para bakal calon wali kota dan wakil wali kota sudah merancang sejumlah strategi untuk mencari dukungan.
Hingga saat ini, baru dua pasangan yang hampir pasti berpaket atau berpasangan. Yakni Munafri Arifuddin alias Appi dengan Dr Rahman Bando, serta Samsu Rizal MI alias Deng Ical dengan dr Fadli Ananda.
Sementara dua bakal calon wali kota lainnya, yakni Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto dan Irman Yasin Limpo alias None belum memutuskan nama calon wakil.
Sebelumnya, Danny telah memperkenalkan Andi Zunnun Halid sebagai politisi muda yang pas berpasangan dengan dirinya. Pernyataan itu ia lontarkan setelah menerima rekomendasi atau surat tugas dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto di Celebes Conventian Center (CCC) kawasan Tanjung Bunga beberapa waktu lalu.
Belakangan, kembali beredar kabar jika Danny tetap diminta untuk berpasangan dengan None di pilwali nanti. Usul tersebut sudah pernah disampaikan Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel H Rusdi Masse (RMS).
RMS yang juga anggota DPR RI ini mengaku sangat menginginkan angar None tak maju sebagai 01, namun sebagai 02 untuk mendampingi Danny.
None yang juga pernah tercatat sebagai kepala Dinas Pendidikan Sulsel pernah dikabarkan akan menggandeng satu dari dua politisi PDIP, yakni Andi Yagkin Padjalangi dan dr Onasis.
Ketika dihubungi via telepon, Senin (15/6), adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu secara tegas menyatakan kesiapan untuk ikut bertarung dalam pilwali Makassar yang akan diselenggarakan Desember 2020 mendatang.
Saat ditanya soal kesiapan dan usungan partai, serta kriteria pendampingnya nanti, secara diplomatis None mengatakan semua terus berproses. “Masih berproses,” katanya singkat.
Saat ini, selain mempersiapkan diri untuk menjadi calon wali kota Makassar, None juga disibukkan dengan aktifitasnya memajukan UMKM di daerah.
Seperti diketahui, saat Ramadan lalu, melalui ajang podcast yang disiarkan melalui media sosial, None bisa memfasilitasi UMKM yang usahanya menurun atau lesu akibat pandemi covid-19 untuk bisa tetap bertahan, bahkan berkembang.
Secara langsung, None memperkenalkan dan mempromosikan usaha yang dirintis pelaku UMKM. Program podcast itu mendapat animo yang cukup besar dari para pelaku usaha, sehingga menurut rencana, None kembali akan melanjutkan program tersebut dalam waktu dekat.
Juru bicara Danny, Makbul Halim mengakui bila hingga saat ini pasangan atau wakil Danny belum diputuskan. Makbul menegaskan bila terkait wakil itu merupakan domain partai politik pengusung. “Kalau itu (berpasangan dengan None), kepentingan partai he..he..,” ujar Makbul Halim yang juga politisi Partai Golkar ini.
Hingga kini, Deng Ical sudah mendapatkan rekomendasi atau surat tugas dari PKS dan PKB. Tak hanya itu, mantan wakil wali kota Makassar ini kemungkinan mendapat dukungan dari PDIP.
Adapun Danny telah mendaptkan surat tugas dari Partai Nasdem dan Golkar. Sementara None telah mendapatkan surat tugas dari PAN.
Demikian pula Appi telah mendapatkan dukungan dari Partai Perindo, Berkarya dan PSI. Kemungkinan besar PPP dan Partai Hanura akan menyusul.
Informasi yang dikumpulkan koran ini, Partai Gerindra dan Demokrat akan berkoalisi di Pilwali Makassar. Hanya saja belum diketahui kedua partai papan atas ini akan mengusung siapa. “Kita serahkan ke DPP,” ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin, kemarin. (rif)
Belum Ada Wakil, Danny-None Bisa Berpaket
