MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menerima rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas). Rekomendasi ini, untuk menerapkan model pengendalian terstruktur, sistematis dan massif (TSM) dalam penanganan wabah covid-19 di Sulawesi Selatan dan khususnya Makassar sebagai titik penyebaran tertinggi.
Menurut Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, apa yang menjadi rekomendasi dari tim penangan covid-19 IKA Unhas perlu ditindak lanjuti untuk penanganan wabah virus di segala aspek, tidak hanya kesehatan tapi juga untuk bidang sosial, ekonomi dan penerapan peraturan lainnya.
“Pertemuan kali ini tentu kita akan serahkan juga rekomendasinya ke pak Wali, apalagi rekomendasinya dari berbagai aspek mulai dari kesehatan, ekonomi dan sosial. Ini sangat membantu, apalagi saat ini masyarakat sudah resah dengan wabah terlebih lagi informasi yang beredar soal penangan covid-19,” ungkapnya di ruang Banggar DPRD Makassar, Senin (15/6).
Sementara itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 IKA Unhas, Dr Sakka Pati, mengungkapkan, model yang direkomendasikan tim adalah model pengendalian TSM atau secara umum yaitu mendukung sepenuhnya TIM Gugus Tugas Covid-19 Sulsel membentuk tim juru bicara dan gugus tugas komunikasi dari kalangan ahli komunikasi kesehatan atau ahli komunikasi publik.
“Masyarakat sudah banyak terkontaminasi dengan informasi yang salah, sehingga perlu ada tim atau juru bicara. Kedua memberikan dukungan dan support secara khusus kepada tenaga kesehatan dan relawan yang terlibat dan sudah mengorbankan tenaganya,” bebernya.
Selain itu, ia juga menuturkan, mengingat banyaknya data yang dirilis dengan metedeologi berbeda yang cenderung menghasilkan angka berbeda satu sama lain maka tim gugus memberikan saran melakukan optimalisasi data terpadu.
“Kalau kita gunakan data terpadu maka dapat dengan mudah memperoleh data dan informasi serta mengkontrol perkembangan dari penangan dan jumlah korban yang terkena dampak virus ini. Ini juga termaksud data dari segala aspek bisa dikendali jika kita menggunakan data terpadu,” jelasnya.
Sedangkan Koordinator Tim Gugus Tugas Covid IKA Unhas, Prof Idrus Paturusi, juga mengatakan, mengenai konsep new normal yang mulai digaungkan oleh pemerintah pasca pemberlakukn PSBB seharusnya harus memiliki dan memenuhi syarat terlebih dahulu.
“Kita berikan rekomendasi ini dulu, jadi dewan pemkot silahkan amati dan pelajari dulu rekomendasi ini dulu. Khususnya syarat untuk menerapkan new normal, Sulsel ini atau Makassar harus punya kapasitas sistem kesehatan yang baik. Pokoknya fasilitas kesehatan dan diminimalisir dengan wilayah yang rentan, termaksud di tempat kerja. Resiko penularan impor dari wilayah lain harus dipantau dan diperhatikan dengan ketat dan penuruan penularan harus di bawah,” tutupnya. (ita)
Tim Gugus Unhas Serahkan Rekomendasi ke Dewan
