Site icon Berita Kota Makassar

Tagihan BPJS Jadi Laporan Warga

SELAIN keluhan terhadap infrastruktur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar juga menerima keluhan masyarakat naiknya tagihan BPJS Kesehatan. Ia menilai BPJS menjadi pihak yang diuntungkan selama pandemi ini.
Aduan tersebut datang dari masyarakat di Kelurahan Pattingalloang.
Anggota Dapil V DPRD Makassar, Yeni Rahman, mengatakan, ada laporan masyarakat mengenai tagihan listrik serta belum lagi tagihan BPJS. Dimana justru menambah beban perekonomian warga.
“Di bagian utara ini kesejahteraan masyarakatnya belum terlalu baik, sehingga pembatasan jarak ini sangat menganggu aktivitas mereka mencari uang. Ditambah naiknya BPJS juga begitu terasa, padahal mereka takut berobat di rumah sakit,” ungkapnya, Selasa (16/6).
Hal ini yang membuat legisaltor PKS ini akan melaporkan ke pemerintah kota untuk bisa diselesaikan.
Anggota DPRD Makassar, Hasanuddin Leo, juga menyebut, tagihan BPJS tentu sangat menguntungkan bagi badan negara yang menaungi jaminan sosial tersebut. Apalagi ia menyebut pembayaran BPJS Kesehatan saat ini tidak ada penundaan dan keringanan seperti pajak dan lain-lain.
“Soal kenaikan tarif BPJS yang untung adalah mereka, karena orang membayar tapi tidak ada orang yang pergi ke rumah sakit,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengharapkan pemerinta secepatnya mencarikan solusi terhadap persoalan tersebut, sehingga masyarakat tidak diresahkan soal penagihan. Belum lagi, karyawan rumah sakit dirumahkan karena tidak adanya pembayaran dari BPJS.(ita)

Exit mobile version