MAKASSAR, BKM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji bakal menjadi pusat rujukan untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah atau kardiovaskular.
Labuang Baji menjadi rumah sakit pemerintah daerah satu-satunya di Sulsel yang menjadi pusat rujukan kardiovaskular.
Selain Labuang Baji, rumah sakit rujukan jantung juga ada di pusat layanan jantung terpadu RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Direktur Utama RSUD Labuang Baji, dr Andi Mappatoba, mengatakan, alat kateter jantung dan angiografi atau cath kab tengah dalam progres pengembangan di rumah sakit yang berada di Jalan Dr Ratulangi itu.
Cath lab merupakan suatu tindakan medis atau prosedur diagnostik invasif yang berfungsi untuk mendeteksi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah dan jantung koroner.
Melalui prosedur ini, dapat diketahui jenis tindakan yang sesuai bagi pasien. Sehingga dokter dapat merekomendasikan, tindak lanjut jenis pengobatan, tergantung dari hasil angiografi.
Dokter Andi Mappatoba menjelaskan, tindakan tersebut termasuk pemasangan ring jantung, intervensi dengan balon, atau tindakan operasi bypass.
“Dari segi komposisi, rumah sakit Labuang Baji telah memadai sebagai pusat rujukan kardiovaskular dengan ketersediaan infrastruktur dan sumberdaya dokter spesialis jantung yang memadai, dibantu dokter spesialis lainnya,” kata dr Mappatoba.
Menurut Mappatoba, menunggu situasi memungkinkan, pihaknya akan laporkan ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah agar bisa meresmikan fasilitas kedokteran modern tersebut.
“Mudah-mudahan tidak lama lagi sudah bisa difungsikan. Tinggal tunggu momen baik. Apalagi saat ini sedang pandemi covid jadi kita lihat kondisi dulu,” tandasnya. (rhm)
Operasi Pasang Cincin di RSUD Labuang Baji
