MAMUJU, BKM — Penyuluhan hukum sekaligus sosialisasi aplikasi ‘Jaksa Jaga Desa’ oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Darmawel Aswar, di aula kantor bupati Mamuju, Jumat (19/6),mendapat apresiasi khusus Bupati Mamuju, H Habsi Wahid.
Bupati menyebutkan, kegiatan yang juga dilakukan dalam rangka mendukung proyek perubahan ‘Optimalisasi program jaksa jaga desa dalam pencegahan tindak pidana yang berhubungan dengan pemanfaatan dana desa# oleh Kejati Sulbar selaku peserta Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) I angkatan 44 LAN RI tahun 2020 memang sangat dibutuhkan semua aparat birokrasi. Tidak terkecuali para camat, lurah dan kepala desa. Terlebih saat ini, konsentrasi penggunaan dan recofusing anggaran yang memerlukan bimbingan agar para aparat memiliki pengetahuan terhadap pengelolaan keuangan negara.
Dari hal itu, Habsi meminta kepada para kepala OPD, camat, lurah maupun para kepala desa yang hadir pada kesempatan tersebut, untuk dapat melanjutkan sosialisasi terhadap materi yang diterangkan narasumber kepada semua yang aparat birokrasi yang belum sempat hadir. Sehingga pesan dan rambu-rambu sekaitan pengelolaan keuangan negara dapat menjadi pesan berantai dan dapat dipahami semua yang terkait hal tersebut.
Dalam kegiatan itu, selain diisi penyuluhan hukum oleh Kejati Sulbar, Darmawel Aswar, di tempat yang sama juga dihadirkan tim IT yang menjelaskan tata cara penginputan pengelolaan dana desa ke dalam aplikasi yang tersedia. Sehingga penggunaannya diharapkan dapat tepat guna dan tepat sasaran. (alaluddin)
Bupati Harap Sosialisasi Jaksa Jaga Desa Oleh Kejati Sulbar Jadi Pesan Berantai
