Site icon Berita Kota Makassar

Hari Ini, Semua Pasar Tradisional Dijaga TNI

MAKASSAR, BKM– Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya, mulai memperketat aktivitas di pasar tradisional mulai hari ini, Senin (22/6). Bahkan Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Basdir, menegaskan, semua pasar tradisional sudah dijaga oleh personil TNI.

Hal ini dilakukan, jelas Basdir, sebagai upaya edukasi dan sosialisasi agar pengunjung dan pedagang mematuhi protokol kesehatan di pasar tradisional
Sebelumnya, kegiatan penyemprotan massal di sejumlah pasar tradisional dan modern di kota Makassar sudah dilakukan dimulai, Sabtu (20/6), lalu.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan penjagaan ketat dari pengelola pasar dan di back up personil TNI dan kepolisian.
Khusus untuk pasar, penyemprotan diisinfektan dilakukan di Makassar Mall dan pasar grosir Butung. Sementara sore harinya dilakukan penyemprotan di pasar Toddopuli.
Dirut PD Pasar Kota Makassar, Basdir, mengatakan, kegiatan penyemprotan akan dilakukan bertahap dengan bantuan pihak kecamatan.
Selain itu, menurut mantan legislator DPRD Makassar ini, kegiatan ini adalah upaya memutus mata rantai covid di pasar.
“Sesuai petunjuk bapak Pj Wali Kota Makassar sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19, PD Pasar Makassar Raya akan memperketat pengawasan bagi pedagang dan pembeli di pasar,” ujarnya.
Sementara itu, pengelola pasar Butung, DR Andri Yusuf mengatakan, sebelum pemberlakuan Perwali Nomor 31 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan, pengelola Pasar Butung sudah menerapkan protokol kesehatan.
“Sebagai pengelola, kami paham tentang protokol kesehatan sehingga Pasar Butung langsung menerapkannya. Setelah pasar tutup setiap malam kami melakukan penyemprotan diisinfektan, kemudian di setiap pintu masuk kami pasang tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh di setiap masuk,” ujar Andri.
Lanjut dikatakannya, pengelola Pasar Butung juga melarang pedagang dan pembeli untuk masuk dalam pasar jika tidak menggunakan masker. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan baik pembeli maupun pedagang.
“Intinya kami siap mematuhi protokol kesehatan sesuai Perwali 31,” tutupnya. (rhm)

Exit mobile version