MAKASSAR, BKM — Rumah Sakit (RS) Unhas menutup layanan di instalasi gawat darurat (IGD) ruang isolasi. Langkah tersebut ditempuh setelah puluhan tenaga medis di RS ini positif terpapar covid-19.
Kepala Humas RS Unhas dr A Alfian Zainuddin, menyebutkan bahwa hingga saat ini dokter yang sebelumnya bertugas di IGD ruang isolasi, tersisa dua orang yang menunjukkan hasil negatif.
”Selama dua hari, ada delapan orang nakes dan dokter terinfeksi. Mereka kemudian dibawa ke hotel untuk diisolasi. Paparan virusnya sangat tinggi ketika bertugas di rumah sakit. Jumlah nakes yang terpapar cukup banyak,” ujar Alfian ketika dikonfirmasi, Minggu (21/6).
Sebelumnya, sudah ada 14 orang nakes dan dokter RS Unhas bagian anak yang menunjukkan hasil positif. Sementara dibagian kebidanan 40 orang yang terinfeksi. Dengan jumlah pasien yang terus bertambah, layanan IGD ruang isolasi ditutup untuk dilakukan renovasi.
“Kalau kemarin itu penanganan pandemi covid-19 kita gunakan SDM (nakes dan dokter) yang ada. Dari relawan juga ada. Jadi tutup itu bukan karena kita tidak terima lagi. Tapi lakukan renovasi saja. Kalau sebaran pasien, saya belum mendapat konfirmasi dari kepala instalasi rawat inap yang terbarunya berapa,” jelasnya.
Namun, pekan lalu ada 24 pasien yang tengah dirawat di ruang isolasi RS Unhas. “Nanti kita bakal update lagi. Karena kebetulan saat renovasi kemarin kita alihkan ke RS rujukan covid lainnya,” tutupnya. (ita)
Tersisa Dua Dokter RS Unhas Negatif Covid
