Site icon Berita Kota Makassar

Kepala SDN Borong Pimpin K3S Manggala Periode 2020-2023

MAKASSAR, BKM — Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan Kota Makassar, diwakili Kepala Bidang Manajemen Guru dan Tenaga Pendidikan Dr Pantja Nur Wahidin, mengukuhkan dan mengambil sumpah pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Manggala periode 2020-2023, Kamis (25/6).

Pengurus  yang akan bekerja selama tiga tahun ke depan itu terdiri dari Dra Hj Hendriati Sabir,MPd (ketua), H Usman,SPd (wakil ketua), H Razak,SPd (sekretaris), Tata Abdullah (wakil sekretaris), Hj Rosmiati,SPd, MPd (bendahara), dan Hj Hamsinah,SPd (wakil bendahara).

Sebelumnya, Hendriati Sabir yang merupakan kepala SD Negeri Borong, terpilih secara aklamasi dalam musyawarah pemilihan pengurus K3S Kecamatan Manggala, yang diadakan di Kompleks SD Borong pada hari yang sama. Dia akan memimpin organisasi para kepala sekolah se-Kecamatan Manggala itu, menggantika Kurniansyah,SPd.

 

Hendriati Sabir memang dikenal sebagai seorang organisator. Perempuan kelahiran Pangkajene, Sidrap, 28 Oktober 1964 ini aktif di kepramukaan dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Di organisasi kepanduan, Hendriati Sabir menjabat sebagai kepala Pusdiklatcab Kota Makassar.

Sedangkan di organisasi tempat berhimpunnya para guru, dia merupakan sekretaris Badan Khusus Perempuan (BKP) PGRI Sulawesi Selatan dan wakil sekretaris PGRI Sulawesi Selatan. Selain itu, kepala sekolah yang akrab disapa Bu Indri ini juga aktif di Aisyiah, yakni organisasi otonom bagi perempuan Muhammadiyah.

Musyawarah pemilihan pengurus K3S ini dilakukan secara daring sesuai anjuran pemerintah agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi covid-19. Diikuti 35 dari 40 kepala SD negeri dan swasta se-Kecamatan Manggala.

Ketua Panitia Musyawarah Pemilihan Andi Asriani,SPd,MPd, mengaku bersyukur karena kegiatan berjalan lancar. Meski kandidat ketua hanya satu, tapi prosesnya demokratis.

Andi Asriani menjelaskan tahapan pemilihan Ketua K3S yang dimulai dari masing-masing ketua gugus mengusulkan bakal calon, lalu penetapan bakal calon. Selanjutnya prosesi pemilihan.

“Semua peserta diminta persetujuannya, ya atau tidak. Karena hanya satu calon dan semua mengiyakan maka ketua yang baru ditetapkan,” jelas Kepala SD Inpres Perumnas Antang III itu.

Andi Asriani memuji Tata Abdullah,MPd dari SD Islam Khairu Ummah sebagai moderator, yang dinilai ikut berperan sehingga musyawarah berlangsung sukses.

Hendriati Sabir menyampaikan bahwa setelah pengukuhan, dia dan pengurus baru akan mengadakan rapat kerja untuk menyusun anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) serta program kerja. Selain berterima kasih karena diberi amanah, dia juga berharap agar didukung supaya keberadaan K3S memberi manfaat bagi pengembangan dunia pendidikan, khususnya di Makassar. (*)

Exit mobile version