MAKASSAR, BKM — Di masa pandemi covid-19 ini, Pemerintah Kota Makassar tak lagi memikirkan pembenahan sejumlah inrastruktur di dalam kota. Salah satunya yang kondisinya kini tak terurus adalah fasilitas di dalam anjungan Pantai Losari.
Ikon Kota Makassar itu saat ini tidak lagi terlihat bersih dan nyaman dipandang mata. Beberapa fasilitas di dalamnya mulai rusak. Seperti pagar yang rubuh dan jalanan yang amblas.
Sejumlah pejabat di Pemerintah Kota Makassar yang sempat dikonfirmasi soal itu hanya saling tunjuk. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Makassar Rusmayani Madjid, mengatakan untuk Anjungan Pantai Losari memiliki pengelola tersendiri.
“Ada unit telaksana teknis dinasnya (UPTD). Coba dikonfirmasi sama UPTDnya,” singkat Rusmayani Madjid, Minggu (5/7).
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Anjungan Pantai Losari Nurul Akbar Nur, berdalih kalau untuk anggaran perbaikan infrastruktur anjungan Pantai Losari tidak melekat di pengelola.
“Sampai saat ini UPT Losari masih mencantol anggaran secara parsial di dinas. Apalagi kalau khusus untuk perbaikan sarana dan prasarana itu masih di Dinas PU Kota Makassar,” jelas Nurul Akbar Nur.
Saat dikonfirmasi perihal foto-foto yang viral di media sosial kondisi Anjungan Pantai Losari, Nurul Akbar Nur mengatakan, foto foto yang beredar merupakan area pedagang pisang epe.
“Sebenarnya untuk foto yang dilampirkan ini semua area pisang epe. Kecuali yang jeblok sudah ditinjau dan Insyaallah akan dianggarkan oleh dinas terkait. Semua tempat duduk yang rusak digunakan di area pisang epe. Untuk pagar kita sudah minta agar dianggarkan dibuatkan permanen,” jelas Akbar.
Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU Kota Makassar Nirman Mungkasa menjelaskan, sebenarnya setiap tahun memang ada alokasi anggaran untuk biaya perawatan dan pemeliharan Pantai Losari.
”Tahun ini sebenarnya ada alokasi anggaran yang disiapkan untuk pemeliharaannya. Namun sayang, akibat adanya pandemi covid-19, dilakukan refocusing anggaran. Banyak program yang rencananya akan dilaksanakan tahun ini terpaksa dipending dan dialihkan ke penanganan covid-19,” ujarnya.
Namun, dia berharap, pada parsial ketiga, di perubahan anggaran, ada alokasi yang disiapkan untuk Pantai Losari. “Kita berharap nanti di parsial tiga, adalah alokasi anggaran yang disiapkan untuk pemeliharaan di Pantai Losari sehingga kita bisa benahi yang rusak-rusak di sana,” tandasnya. (rhm-jun)
