BARRU, BKM — Proyek penataan tanggul dan revitalisasi Pantai Sumpang Binangae Barru dikucur anggaran sebesar Rp 38,5 M dan kini proses pengerjaan pemasangan pancang tanggul mulai dilakukan sejak Jumat (3/7) akhir pekan kemarin.
PT Karya Mandiri Surya Sejahtera selaku pemenang tender ditarget rampung hingga 2 Desember mendatang. Tahap awal, dilakukan pemasangan sheet pile tipe W400.1000 plus B dengan panjang 10 meter dan akan dipasang sepanjang 415 meter (dari arah utara sebagai titik awal sampai ke arah selatan) Pantai Sumpang Binangae.
Tiang pancang spun pile 40 cm K600 sebanyak 347 batang untuk 189 titik ditambah mini pile kotak 30×30 di 17 titik.
Sesuai rencana awal revitalisasi pantai memiliki fungsi utama dari proyek sebagai sarana mitigasi bencana, dan publik space. Termasuk akan dimanfaatkan masyarakat sekitar dan umum sebagai ruang terbuka, sekaligus menjadi ikon baru Kabupaten Barru.
Bupati Barru Suardi Saleh saat melakukan peletakan pemasangan tiang pancang sangat bersyukur jika proyek ini mulai dikerjakan setelah kurang lebih tiga tahun direncanakan.
“Hari ini kita sudah memulai 450 meter ke selatan dengan menggunankan bahan yang telah disiapkan. Mohon dukungan masyarakat Sumpang Binangae, agar proyek tanggul Pantai Sumpang Binangae ini dapat berjalan lancar,” ujar Suardi.
Suardi menjelaskan sebelum dikerjakan, butuh proses waktu yang tergolong lama. Sebab terkendala izin, amdal dan lainnya yang harus dilengkapi. Namun berkat keseriusan dan kesungguhan Pemkab Barru, proyek ini sudah bisa dikerjakan tahun ini.
Meskipun lanjut dia, banyak anggaran di recofusing akibat pandemi Covid-19, akan tetapi pihaknya berusaha semaksimal mungkin, agar dana pembangunan Pantai Sumpang tidak dialihkan. Mengingat, warga sekitar sering terkena dampak bila air dimusim barat naik hingga ke halaman rumah. (udi/C)
Proyek Revitalisasi Sumpang Dikucur Rp 38,5 M
