BANTAENG, BKM — Direktur RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng, dr Sultan, Senin (6/7) membantah tudingan pihaknya kecolongan sehingga ada tenaga kesehatan yang terpapar Corona.
Dia mengatakan, pada dasarnya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk Nakes di Bantaeng jauh lebih dari cukup. Bahkan APD yang digunakan para Nakes adalah APD dengan tingkat keamanan dengan level lima. “Kalau standarnya APD itu hanya level tiga,” jelas dia.
Sultan mengungkapkan, saat ini RSUD Bantaeng masih menjadi rumah sakit yang diandalkan untuk wilayah selatan Sulsel. Oleh karena itu, keberadaan rumah sakit ini akan menjadi rujukan untuk warga tetangga dari luar Bantaeng. “Pasien yang datang ke RS kita ada dari luar Bantaeng. Kita sangat harapkan kejujuran kita semua,” jelas dia.
Menurutnya, terpaparnya Nakes di Bantaeng erat kaitannya dengan kejujuran pasien. Tindakan yang diambil Nakes tentu sangat erat kaitannya dengan keterangan yang disampaikan oleh pasien. “Oleh karena itu, kami sangat berharap kesadaran semua pihak untuk memberikan keterangan yang jujur terhadap pasien,” jelas dia. (wam/C)
