Site icon Berita Kota Makassar

Pengunjung Malino Wajib Pakai Masker

GOWA, BKM — Jika berencana berwisata ke kota Malino di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, sebaiknya lengkapi diri dengan seluruh keperluan penting. Khususnya masker dan hand sanitizer.Benda ini menjadi wajib ketika memasuki kota Malino.
”Jika anda tidak punya masker dan memasuki kota Malino maka perjalanan anda akan terganggu. Anda bahkan mungkin akan disuruh balik tidak bisa masuk wilayah Malino saat dilakukan pemeriksaan di gerbang utama kota Malino. Makanya, sebaiknya pakai masker agar perjalanan anda tidak terkendala,” kata Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadhlyh, Minggu (5/7).
Kota Malino menjadi wilayah wajib menggunakan masker dan senantiasa memakai pula hand sanitizer. Hal ini diimbaukan baik Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong maupun jajaran Polsek Tinggimoncong.
”Soalnya, Malino menjadi pusat kunjungan wisata berbagai wisatawan baik luar maupun domestik. Dan saat ini pandemi Covid-19 masih melanda. Makanya, diwajibkan pakai masker mulai anak-anak hingga dewasa. Juga jaga jarak dan tidak bersentuhan kalau bukan keluarga serumah agar virus Corona tidak menyebar kemana-mana,” kata Kapolsek.
Imbauan mewajibkan pakai masker ini terus menerus disosialisasikan pihak Polsek, Koramil dan Pemcam Tinggimoncong bukan hanya dihari-hari biasa tapi juga disaat akhir pekan,  dimana kota Malino selalu padat kunjungan weekend.
Pemeriksaan ketat pengunjung yang masuk ke Malino sejak Sabtu (4/7), digencarkan hari Minggu ini. Personel gabungan dari polisi, TNI dan aparat pemerintahan berjaga di Posko terpadu di dekat gerbang permanen kota Malino.
Seluruh pengendara motor dan mobil diperiksa (masker).Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz yang dihubungi mengatakan, sejak pandemi merebak kota Malino selalu disterilkan. Bahkan seluruh tempat wisata di Tinggimoncong sempat ditutup (masa PSBB). Hingga kini pemerintah kecamatan pun belum resmi membuka tempat-tempat wisata milik pemerintah kabupaten.
”Pasca-lebaran Idul Fitri kemarin, pengunjung mulai ramai ke Malino. Namun kami belum membuka sejumlah tempat wisata khususnya taman hutan pinus dan tempat-tempat permandian alam lainnya. Hanya saja meski kita belum buka sejumlah kawasan wisata namun arus pengunjung ke Malino hingga hari ini terus saja membludak. Namun sebagai pemerintah kecamatan, kami bekerjasama kepolisian dan TNI gencar mensosialisasikan penggunaan masker dan jaga jarak bagi pengunjung apalagi jika masuk ke area pasar sentral untuk membeli ole-ole,” kata Andry Mauritz.
Pemantauan pos jaga di Posko gabungan yang dipimpin Kanit Bimmas Polsek tinggimoncong, Aiptu Musmulyadi melaksanakan pemeriksaan penggunaan masker. ”Kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan sifatnya wajib menggunakan masker dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Tinggimoncong,” kata Aiptu Musmulyadi. (sar/mir)

Exit mobile version