SOAL adanya kekuatan besar atau tokoh yang ingin meloby DPP agar mendapatkan rekomendasi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) menepisnya.
Menurut ARA, meski Demokrat belum menyatakan sikap siapa jagoan yang akan diusung di kontestasi politik Makassar, namun semua calon yang telah mendaftar di tim desk Pilkada Demokrat telah membangun komunikasi. Namun beberapa diantaranya mempunyai rekam jejak di Partai Demokrat.
“Calon usungan Demokrat masih ada di kotak kejutan. Ada dua nama tapi nanti dalam waktu dekat akan kita keluarkan satu dua minggu inilah. Semua telah membangun komunikasi tapi memang ada dua calon yang intens komunikasinya dengan kita, pasti tidak lari dari empat calon yang ada sekarang,” ungkapnya, Selasa (7/7).
Wakil Ketua DPRD Makassar ini menyebut berbeda dengan partai lain, Demokrat tentu menghargai koordinasi tingkatan DPC, DPD. “Demokrat itu tertib aturan organisasi. Tidak akan bisa langsung-langsung ke DPP. Capek-capek ji itu, buang-buang tiket pesawat. Itu sesuai arahan pak SBY,” ujarnya.
Saat ini santer beredar jika Partai Gerindra belum pasti mengusung pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Hj Fatmawati Rusdi Masse. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga dikabarkan bisa meninggalkan pasangan Syamsu Rizal MI-Dokter Fadli Ananda.
Tak hanya itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Berkarya serta Perindo juga berpeluang meninggalkan Munafri Arifuddin alias Appi yang tengah bersosialisasi dengan Abdul Rahman Bando. (ita/rif)
ARA: Buang-buang Tiket Pesawat
