MAKASSAR, BKM– Bentuk keprihatinan terhadap nasib guru di Kota Makassar saat mengajar di tengah pandemi covid-19 menjadi perhatian banyak pihak.
Lewat Dewan Pendidikan Kota Makassar memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa Faceshield kurang lebih 400 buah ke Dinas Pendidikan Kota Makassar. APD ini diharapkan dibagikan ke para guru di Kota Makassar.
Menurut Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo, kondisi Pandemi Covid-19 saat ini sangat memprihatinkan, terkhusus di kota Makassar yang menjadi titik epicentrum Provinsi Sulawesi Selatan.
Hal ini membuat Dewan Pendidikan mengambil inisiatif mengadakan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa Face Shield.
“Kita memasuki suasana pandemi, bentuk kepedulian pada dunia pendidikan yaitu saat ini, kemana-mana kita harus wajib pakai masker dan face shield salah satu APD yang kita anggap bermanfaat khususnya kepada guru-guru kita. Hari ini kita bikin kegiatan yang penyerahan bantuan kurang lebih 400 faceshield kepada guru-guru,” ungkapnya di Baruga Karaeng Matoaya, Rujab Ketua DPRD Makassar, Jalan Hertasning, selasa (7/7).
Lanjut Ketua DPRD Makassar ini, memberikan bantuan juga merupakan suatu kebanggan, sebab bantuan dari Bank Sulselbar melalui Dewan Pendidikan selaku inisiator bantuan Face Shield kepada para guru bisa diserahkan. “Mudah-mudahan ini awal yang baik kedepan kami akan berpikir supaya bukan hanya dari bank Sulsel. Tetapi, kita berharap instansi-instansi lain juga punya kepekaan, punya kepedulian di dunia pendidikan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Amalia Malik, mengungkapkan, penyerahan bantuan untuk para guru sangat dibutuhkan, terlebih lagi perlindungan untuk para guru saat di sekolah terlebih lagi saat mengajar belum bisa memenuhi seluruh guru di Kota Makassar.”Kita mengapresiasi sekali kita lewat dewan pendidikan dan bank Sulselbar membantu kita. Kalau memang kita berhitung untuk mencukupi semua guru-guru kita mungkin tidak terealisasi seperti ini. Namun bantuan akan diberikan terlebih dahulu untuk para operator di sekolah yang saat ini tengah bekerja untuk menangani penerimaan PPDB 2020,” bebernya. (ita)
Dewan Pendidikan Beri Bantuan Pelindung Diri
