Site icon Berita Kota Makassar

Tim Peti Gowa Sita Empat Eskavator

GOWA, BKM — Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio akhirnya menegaskan, tim Penertiban Tambang Tanpa Izin (Peti) Kabupaten Gowa untuk menghentikan aktivitas empat unit alat berat eskavator yang melakukan pengerukan tanah tambang di Dusun Pasotanae, Desa Bellabori, Kecamatan Parangloe.
Penghentian aktivitas sekaligus penyitaan alat berat milik dua pengusaha tambang, yakni Yudha dan Guntur, dilakukan tim Peti Gowa yang turun langsung di lokasi target.
Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni sekaligus ketua tim Peti Gowa menegaskan, tidak ada kompromi dengan pengusaha siapapun dalam penegakan hukum tambang tanpa izin. Karena tidak mengantongi izin operasi maka empat eskavator ini diangkut ke kantor Dinas Perhubungan Gowa sejak Minggu sore (5/7).
Keempat eskvator tersebut masing-masing tiga unit merek Komatsu PC 200 dan satu unit merek Hitachi. Keempat alat berat ini kini tidak lagi berada di lokasi yang oleh tim Peti ditempuh sekitar satu kilometer dengan jalan kaki. Lokasi tambang ini pun berada di perbatasan Gowa-Maros.
Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni yang menimpin razia penambangan liar ini, sesaat sampai di lokasi penambangan tidak lagi mendapati pengusaha maupun pekerja utamanya operator alat tersebut.
Tak satu pun operator eskavator ada di tempat ketika tim Peti yang terdiri dari Waka Polres Gowa, Kompol Muh Fajri Mustafa dan Kasdim 1409 Gowa, Mayor Inf Husain S, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gowa, Alimuddin Tiro dan Kadis Perhubungan Gowa, Firdaus tiba di tempat.
Kepala Satpol PP Gowa, Alimuddin Tiro, mengatakan, dalam razia ini ada dua lokasi tambang sementara beroperasi pada dusun yang sama. Dari dua lokasi tambang tersebut, Alimuddin menyebutkan satu diketahui tidak memiliki izin.
Sehingga alat berat di lokasi tambang yang tidak memiliki izin tersebut diamankan tim Terpadu Peti Gowa. ”Ada empat alat berat kita pasangi police line dan sementara excavator-excavator tersebut diangkut ke Dinas Perhubungan,” kata Alimuddin Tiro saat dikonfirmasi.
Saat razia, tidak ada aktivitas di lokasi tambang. Namun alat-alat berat sementara berada di lokasi. Dipastikan para operator alat berat ini berhenti beraktivitas dan meninggalkan lokasi setelah tahu akan kedatangan tim Terpadu Peti.
Alimuddin Tiro menyebutkan, tim Terpadu Peti Gowa akan terus melakukan penertiban tambang liar di wilayah Kabupaten Gowa.
”Mungkin karena hari libur, makanya tidak ada aktivitas. Hanya ada alat berat yang kami temukan. Kita jalan terus ini untuk tambang-tambang di Gowa memantau yang tidak punya izin,” kata Alimuddin Tiro. (sar/mir)

Exit mobile version