MALILI, BKM — Jelang pelaksanaan Pilkada serentak Desember mendatang Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler bersama 11 Bupati/Walikota di Sulsel memenuhi undangan rapat Mendagri di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (8/7).
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penundaan Pilkada yang ditetapkan pada 9 Desember 2020 kecuali ada permasalahan yang luar biasa sehingga dapat ditunda ke periode berikutnya.
Dia menambahkan pada Maret 2020 ketika awal terjadinya Covid-19 ada tiga skenario yang dipersiapkan KPU dalam pemilihan Pilkada serentak yakni pada bulan Desember 2020, Maret 2021 dan September 2021.
Namun dalam perjalanan dari bulan Maret sampai Mei kita telah berdiskusi dengan Ketua gugus tugas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan dan beberapa ahli bahkan WHO menyatakan bahwa tidak menjamin permasalahan Covid ini bisa selsai sebelum ditemukan vaksin.
“Menurut para ahli, vaksin ini bisa ditemukan pada pertengahan tahun depan, jika ditemukan masih ada proses lagi yang panjang untuk memproduksi dan penyaluran kepada masyarakat”, kata Tito.
Menurut Tito, Tahun 2020 menjadi pemilihan kepala daerah pertama yang diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19. Dia berharap Pemkab mempersiapkan dengan baik Pilkada serentak sesuai tahapan yang ditetapkan PKPU No. 5 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.
Terpenting, jelas Tito Pemerintah Daerah memperhatikan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan KPU, Bawaslu serta pihak keamanan.
“Saya harapkan Pemda cairkan dana agar KPU membeli segala keperluannya, kalau bisa dalam minggu ini diselesaikan,” ujar Tito. (rls)
Bupati Rapat Bersama Mendagri
