MAROS, BKM — Balla Ewako yang menjadi program unggulan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19, cukup begitu digelar di polres se-jajaran Polda Sulsel. Salah satunya di Polres Maros.
Di Butta Salewangang, program Balla Ewako dilaksanakan di seluruh kecamatan. Melibatkan semua unsur, baik pemerintah, TNI maupun polri. Kehadirannya bertujuan sebagai pusat informasi dan administrasi untuk pendataan warga yang terdampak pandemi covid-19.
Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon mengemukakan, Balla Ewako dibentuk di tingkat desa dan kecamatan. Dengan adanya program ini, warga diharapkan bisa menerapkan protokol kesehatan penanggulangan covid-19 dalam aktifitas kesehariannya, agar mereka terbiasa melakukan upaya pencegahan dan tidak terpapar.
”Warga akan memasuki tatanan kehidupan baru atau yang kita kenal dengan new normal. Karena itu, mereka harus terbiasa bermasker, hidup bersih dan sehat, mencuci tangan setelah aktivitas dan menghindari kerumunan,” ujar AKBP Musa.
Kapolres berharap agar di Balla Ewako tersebut tersedia dapur umum yang dikhususkan guna memenuhi kebutuhan makan dan minum warga yang menjalani isolasi mandiri. Pos pengamanan juga disiagakan. Termasuk tersedianya lumbung pangan dan pos kesehatan.
“Jadi mereka memang benar-benar dilatih untuk mandiri dalam segala hal. Pemerintah sebatas memfasilitasi sarana prasarana yang dibutuhkan,” terangnya.
Sejauh ini sudah dibentuk 14 posko Balla Ewako di Kabupaten Maros. Salah satu yang menjadi perhatian adalah posko yang berlokasi di Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili.
Di tempat ini, relawan dilatih penanganan dan pelayanan yang sesuai dengan standar covid-19, serta difasilitasi dengan sarana pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat seperti budidaya ikan lele, kebun sayuran hidroponik dan jamur.
Diharapkan setiap ada permasalahan di desa dikerjakan bersama-sama alias gotong royong, baik oleh pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga.
”Dengan adanya Balla Ewako, bisa menyelesaikan permasalahan dengan mandiri. Kami berkeyakinan program ini mampu menekan penyebaran covid-19,” tandasnya. (ari/c)
Ada Budidaya Ikan Lele, Jamur dan Kebun Hidroponik
