MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berharap agar penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk guru tetap ada. Baginya, peran guru sangat sentral, dan tiap tahunnya ada banyak sekali guru yang pensiun.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo menegaskan jika pemerintah tidak akan membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di tahun 2020 dan 2021.
Menurutnya, peniadaan seleksi CPNS di tahun 2020 dan 2021 karena seleksi di tahun sebelumnya belum sepenuhnya selesai.
Selain itu, tidak adanya seleksi CPNS tahun depan juga mempertimbangkan kemampuan anggaran pemerintah. Terlebih, seleksi penerimaan CPNS juga harus memperhatikan kebutuhan di tiap instansinya.
Penundaan seleksi CPNS 2020 dan 2021 juga disebabkan karena adanya pandemi covid-19 yang membuat alur seleksi CPNS tahun 2019 tertunda.
Nurdin sendiri mengungkapkan, tidak adanya penerimaan CPNS tidak menjadi masalah. Tidak adanya penerimaan tidak akan mengganggu kinerja birokrasi.
“Saya kira pemerimtah pusat telah mengkalkulasi. Kita support lah. Ndak mengganggu kinerja birokrasi, ndakda masalah. Ini kan kita sedang merancang, kalau bisa, pekerjaan yang selama ini dikerjakan 5 orang, dikerjakan 2 orang cukup,” ungkapnya.
Namun pemgecualian untuk para guru. Bagi Nurdin, guru adalah aspek paling penting. Sehingga menurutnya, guru saat ini tidak boleh kurang.
“Guru yang paling penting, jangan sampai kekurangan. Makanya ini yang lagi dibuat kajiannya. Kalau guru saya setuju, itu ndak boleh kurang,” jelasnya.
Bagi Nurdin, guru yang pensiun tiap tahunnya cukup banyak. Sehingga kebutuhan guru tiap tahunnya harus selalu ada.
“Guru yang pensiun itu cukup banyak tiap tahun. Jadi minimal itu zero growth lah penerimaan. Sejumlah yang pensiun, itu yang diterima,” tutup Nurdin.(nug)
Gubernur Berharap Ada Penerimaan Guru
