MAMUJU, BKM — Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar meminta peran Bank Sulselbar dalam membangun Sulbar. Dengan pendampingan yang dilakukan KPK dan OJK, bank akan semakin cepat perkembangannya dan berimbas pada PAD dan menjadi stimulus kebangkitan perekonomian daerah.
“Pemprov Sulbar meminta kepada Pemkab memaksimalkan penggunaan Bank Sulselbar dalam berbagai kegiatan kas daerah, penyaluran bantuan dan lainnya. Mari besarkan bank daerah kita, dan berkomitmen mengawal program pemberantasan korupsi terintegrasi di wilayah Sulbar,” ujar Ali Baal dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Sektor Perbankan bersama OJK dan Bank Sulselbar secara virtual di ruang oval Kantor Gubernur Sulbar baru-baru ini.
Sebagai bentuk komitmen Pemprov dalam pencegahan korupsi, terkait pengelolaan keuangan daerah telah dilakukan kerjasama dengan Bank Sulselbar dalam beberapa hal. Menerapkan pencairan dana kas umum daerah melalui sistem SP2D online, transaksi belanja yang dilakukan bendahara menggunakan aplikasi elektronik transaksi non tunai, pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi elektronik samsat online nasional dan Samsat lokal Sulbar, pembayaran pajak retribusi daerah secara non tunai, pengadaan barang dan jasa melalui sistem elektronik dan sistem pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan dilakukan secara transparan dan terintegrasi.
“Itu merupakan program inovasi daerah yang dilakukan Bank Sulselbar sehingga perlu dorongan penuh baik dari kabupaten hingga provinsi. Untuk optimalisasi PAD perlu dukungan perbankan dengan aplikasi online,” tambahnya.
Ali Baal juga mengapresiasi tim Korsup KPK RI yang telah melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi di Sulbar bersama OJK. (ala/D)
Gubernur Minta Peran Bank Bangun Sulbar
