MAKASSAR, BKM — Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar menangkap dua orang terduga pelaku pencurian motor (Curanmor). Belakangan diketahui jika keduanya merupakan sepasang kekasih.
”Keduanya ditangkap di lokasi pemakaman Beroanging, Rabu malam (8/7), setelah keberadaannya diketahui saat proses penyelidikan berlangsung atas kasusnya dalam tindak pidana pencurian motor (Curanmor). Keduanya menjalin hubungan asmara (pasangan kekasih),” terang Kasubdit II Jatanras, Ipda Ahmad Syah Jamal, Kamis (9/7).
Dia melanjutkan, sebelumnya petugas Polrestabes Makassar menerima laporan pencurian motor yang terjadi di Kota Makassar. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti untuk menyelidiki pelaku.
”Dari hasil penyelidikan, pelaku teridentifikasi serta keberadaannya diketahui tengah berada di lokasi pekuburan Beroanging, Jalan Tinumbu. Di sana kami langsung mengepung persembuyiannya. Hasilnya, sepasang kekasih ini pun berhasil diamankan. Dia masing-masing berinisial HH (36), warga Kabupaten Gowa dan RD (21), warga Kota Makassar,” jelas Ipda Ahmad Syah Jamal.
Menurut penuturan pelaku, sambungnya, ia mengakui perbuatannya bahwa dirinya merupakan pelaku pencurian motor (Curanmor) lintas kabupaten.
”Pelaku mengaku telah melakukan pencurian di beberapa titik di kabupaten di Sulsel. Disebutkan lokasinya di Kabupaten Gowa dan Makassar. Pelaku juga mengakui dirinya telah mencuri motor bersama kekasihnya pada bulan Juni 2020. Keduanya kompak melakukan pencurian dengan cara menggunakan kunci letter T,” terang Ipda Ahmad Syah Jamal lagi.
Usai menjarah motor, tambahnya, sepasang kekasih ini kemudian bersembunyi sambil hendak menjual motor yang dijarahnya itu.
”Sepasang kekasih ini hendak transaksi saat tengah berada di Beroanging. Namun dengan sigap kami tiba di lokasi menyergapnya. Dari penangkapan keduanya barang bukti yang disita berupa dua unit motor dan kunci letter T yang digunakan saat beraksi. Kini keduanya menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” tandas Kasubdit Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal. (ish/mir/c)
