Site icon Berita Kota Makassar

Dokter Patologi Diminta Isolasi Mandiri

BARRU, BKM — Seorang tenaga dokter di RSUD Barru terkonfirmasi terpapar virus.covid-19. Sang dokter diklaim pihak manajemen RS berdomisili di Makassar. Namun karena merupakan tenaga medis di RSUD sehingga harus bolak -balik Barru-Makassar.
Direktur RSUD Barru, dr Andi Nikmawati yang dikonfirmasi Senin (13/7) membenarkan adanya seorang tenaga medis di RS terkonfirmasi positif covid-19.
” Ada dokter dinyatakan terpapar covid-19 dan berdomisili di Makassar dan bolak – balik Barru . Kami sudah minta kepada sang dokter agar melakukan isolasi di Makassar,” ujar dr Nikma.
Dokter Nikmawati juga menjekaskan jika terkait tugas dan tanggungjawabnya di RSUD Barru. Dokter ini diberikan tugas work from home ( WFH).
“Kita sudah wanti-wanti agar dokter tetap di Makassar sampai ada hasil swabnya negatif. Apabila hasil swabnya negatif , maka sang dokter baru bisa ke RS menjalankan tugas,” jelasnya.
Dia menambahkan jika dokter yang positif covid berstatus orang tanpa gejala (OTG) karena secara fisik dalam kondisi baik. Meski sebelumnya dia melakukan pemeriksaan swab karena ada pihak keluarganya di Makassar yang mengalami gejala covid.
Kini manajemen RS telah melakukan upaya nyata dengan melakukan sterilisasi dan tracing terhadap pihak yang pernah kontak dengan dokter tersebut.
“Pokoknya kami akan lakukan pemeriksaan dengan orang-orang yang pernah kontak dengan tenaga medis ini,” ujar dokter Nikma.
Sekretaris TGTPP Barru Dr Abustan AB didampingi Juru Bicara TGTPP dr Amis Rifai juga meminta agar nama dokter tersebut tidak dituliskan. (udi/C)

Exit mobile version