POLITISI Partai Hanura Tana Toraja Andareas Tadan memberi perhatian atas kemelut eks karyawan PT Malea dengan pihak management.
Pasalnya masyarakat lembang Patekke, dan lembang Sandabili, kecamatan Makale Selatan, banyak terdampak PHK tersebut, sehingga anggota dewan dari Dapil 1 kecamatan Makale, dan Makale Selatan, wajar untuk melakukan edukasi.
Disela-sela reses di kantor Camat Makale Selatan, Kelurahan Tiromanda, Andareas Tadan menjelaskan, banyak hal yang berkembang, serta informasi mencuat kepermukaan dalam reses tersebut.
Aspirasi diterima anggota dewan Kristian H.P.Lambe, Andareas Tadan, Yariana Somalinggi, dan Yan Anggong Kalalembang, untuk menindaklanjuti, utamanya kasus Covid-19 yang meningkat tajam dalam sepekan terakhir di Tana Toraja, dan terbanyak di Dapil 1.
“Fenomena kegelisahan warga Patekke, dan Tiromanda harus kehilangan sumber pendapatan ditengah kasus cluster Covid-19 karena di PHK PT Malea Energy, tugas dewan untuk melakukan edukasi ke pihak magemen solusi penyelesaiannya,”ujar Andareas Tadan.
Andareas mengakui jika janji PT Malea kepada masyarakat sekitar proyek wajib ditepati, sehingga warga merasakan kemakmuran dengan tersedianya fasilitas.
Demikian pula masukan warga terkait jalan tidak sebanding dengan tonase truk PT Malea hingga membuat ruas jalan rusak, “Pihak perusahaan harus memberi perhatian sehingga nyaman bagi warga untuk melintas setiap saat,”tutup Andareas (gus/rif/d).
Edukasi Kemelut PT Malea Dengan Eks Karyawan
