MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler meletakkan batu pertama pembangunan dua Masjid Al Muhajirin Desa Balirejo Kecamatan Angkona dan Masjid Al Muhajirin Desa Bonepute Kecamatan Burau, Sabtu (11/7).
Dalam sambutannya, Husler mengatakan, progress pembangunan rumah ibadah terus berjalan. Tidak hanya masjid, rumah ibadah umat lainnya seperti gereja dan pura juga terus mendapat perhatian melalui bantuan hibah rumah ibadah yang diprogramkan.
Sebagai daerah yang majemuk, sudah selayaknya Pemkab memberi perhatian kepada semua umat beragama tanpa diskriminasi. “Saya sadari betul Luwu Timur ini daerah yang sangat majemuk. Olehnya itu, program keagamaan yang dilakukan Pemerintah daerah semua mengakomodir setiap umat beragama,” jelasnya.
Program wisata religi, bantuan hibah rumah ibadah, insentif guru agama semua telah berjalan sesuai harapan dan sudah dinikmati oleh semua umat beragama.
“Ttahun ini, karena ada wabah corona, program wisata religi jadi tertunda tapi tetap akan dilaksanakan tahun berikutnya seseuai hasil seleksi yang sudah dilakukan,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Muhajirin Desa Balirejo, Ahmad Syukur mengatakan, pembangunan masjid ini bersumber dari bantuan swadaya masyarakat dan hibah Pemkab Luwu Timur sebesar Rp 350 juta dari total anggaran berkisar Rp 2 miliar lebih. (rls)
Pemkab Bangun Masjid di Dua Kecamatan
