MAKASSAR, BKM — Pulau Lanjukang yang berada di 40 kilometer dari pusat Kota Makassar menyimpan keindahan alam yang tidak kalah dengan pulau lainnya. Namun sayang, surga kecil itu rupanya berbanding terbalik dengan keadaan penghuninya.
Pasalnya, masyarakat Pulau Lanjukang yang terdiri dari 18 KK dan 63 jiwa penduduk ini masih ada yang belum mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang layak. Minimnya sarana dan prasarana menjadi kendala. Warga yang dominan nelayan juga tidak mampu berkreasi menjajakan hasil tangkapannya karena kurangnya pengetahuan akan hal tersebut.
Melihat keadaan demikian, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Ketua TP PKK Kota Makassar berinisiatif untuk melakukan pendampingan juga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di bantu dengan relawan yang tergabung dalam pejuang pelosok. Hal ini terungkap saat Pejuang Pelosok mengunjungi Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, kemarin.
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin berharap, warga pulau dapat sejajar dengan warga lainnya untuk dapat sekolah dan mendapatkan kebutuhan hidup lainnya.
“Meski jauh dari Kota Makassar, mereka juga warga kita. Warga yang harus di perhatikan dan di sejajarkan. Kita bekerja bersama untuk itu,” ungkap Lies.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih mengaku siap untuk memberikan kebutuhan dasar warga pulau.
“Kebutuhan dasar mencakup pendidikan,agama,kesehatan dan lainnya akan kami berikan bekerja sama dengan relawan juga pemerintah provinsi. Selain itu akan di berikan edukasi dan pembekalan bagaimana meningkatkan taraf hidup dengan pengolahan ikan yang menjadi sumber pendapatan warga pulau,”tegas Rossy.
Dalam pertemuan itu, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin menyerahkan bantuan alat tulis,buku sekolah,dan juga mukenah untuk warga pulau. (rhm)
